oleh

Sosok Fenomenal Seorang Ayah di Kab. Pati, Berikan Hadiah Anaknya Tiga Mobil Mewah Menjadi Viral di Medsos

PATI, channel-indonesia.com – Viral kisah anak sultan pengusaha madu dan jual beli tanah menjadi pembicaraan di medsos serta media Nasional. Dia adalah Nur Chamim Sekdes Gajihan, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati yang riwayat sejarahnya dulu sangat menderita sekali. Selasa (4/1/22).

Nur Chamim menceritakan seperti apa dahulu kehidupan di keluarganya. Bertahan hidup untuk makan sehari-hari sangat kurang dan kalau mau makan lauk pindang satu dibagi dengan ibu serta dicampuri sama garam.

Karena tidak mempunyai uang sehingga mencari kapuk (randu) untuk dijual agar bisa beli jajan. Faktor ekonomi tersebut tergolong kurang mampu.

” Keadaan inilah kemudian saya merantau ke Jakarta, menjadi tukang batu agar bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan membantu kedua orang tua kami,” tutur Nur Chamim.

Singkat cerita, sejarah kehidupan kami kalau teringat pasti sedih. Namanya anak kurang mampu ya pasti dihina orang, dibully serta dijauhi dari teman-teman.

” Tetapi hal itu tidak membuat saya putus asa dan menjadikan semangat supaya lebih kerja keras agar bisa membahagiakan keluarga dan orang tua,” lanjutnya.

Semenjak ada hasil dari jual madu dan jual beli tanah, kehidupan keluarga kami akhirnya menjadi lebih tercukupi.

” Maka dalam proses kehidupan saya sekarang sudah lebih baik,” bebernya.

Akhirnya Nur Chamim mendaftar untuk menjadi PNS dan akhirnya diterima untuk mengabdi di pemerintah.

” Sementara ini saya menjabat Sekdes Desa Gajihan dan sudah mengabdi kurang lebih 20 tahun,” terangnya.

Untuk kejadian yang sempat viral ini sebenarnya hadiah kejutan bagi anak karena mendapat ranking 1 di sekolah. Hadiah tersebut berupa mobil Jeep Rubicon, Toyota Alphard, dan Honda H-RV.

Mereka mengaku tak ingin pamer dari aksinya itu. Mereka pun tidak menyangka langkah untuk membahagiakan keluarganya itu berujung viral di media sosial.

“Dengan adanya viral ini, saya mohon maaf dan sekali lagi kita tidak berniat takabur serta juga sombong. Saya kaget apa yang saya lakukan ini menjadi viral di medsos seperti ini,” ujar Nur Chamim.

Pihak keluarga Nur Chamim menyampaikan, hanya ingin membahagiakan dengan cara memberikan hadiah berupa mobil. Mohon kiranya masyarakat tidak menilai buruk kepada keluarganya.

“ Bukan maksud saya untuk berniat pamer ataupun ingin viral di medsos, Saya ini sebenarnya paling sedikit dan tak seberapa mempunyai harta bila dibandingkan dengan pengusaha lainnya di Kabupaten Pati,” ungkap Nur Chamim yang saat ini tercatat aktif di keanggotaan HIPMI dan Kadin Pati.

Dilain sisi saat dalam pengambilan mobil dari dealer ke Pati dikawal oleh pihak kepolisian karena khawatir bersamaan dengan Tahun Baru. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kemacetan di jalan.

” Mobil tersebut saya titipkan di rumah paman yang berdomisili di Demak. Dalam proses pengirimannya dengan cara beriringan. Agar tidak menganggu lalu lintas, kami meminta pengawalan kepada Satlantas Polres Pati,” pungkas Nur Chamim menutup keterangannya saat dikonfirmasi awak media channel-indonesia.com. (Arif)

Berita Terbaru