oleh

Renyah Lembut dan Gurih Otak-otak Ikan Bandeng Ta’awun Desa Ngagel Pati

PATI, channel-indonesia.com – Banyak ragam makanan yang menjadi salah satu ciri khas suatu daerah. Terutama daerah yang secara geografis dekat dengan pantai, seperti halnya di desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Ikan Bandeng merupakan salah satu produk unggulan di wilayah Kabupaten Pati. Banyak olahan yang bisa ditemui. Salah satu olahan dari ikan ini selain presto yang terkenal adalah Otak-otak Ikan Bandeng. Minggu (27/6/21)

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui salah satu produk olahan ini. Otak-otak ikan Bandeng merupakan produk siap saji yang dikemas dengan praktis dan higenis.

Bahan dasarnya ikan Bandeng yang telah dibersihkan durinya dan daging ikannya ditambahkan bumbu racikan yang membuat rasanya begitu sangat menggoda penikmat makanan dari ikan.

Cita rasanya khasnya begitu terasa. Otak-otak ini sudah matang dan siap disajikan sesuai selera. Dapat dinikmati langsung atau di olah kembali dengan dikukus terlebih dahulu baru di goreng, Dapat ditambahkan tepung atau di goreng langsung.

Potensi ikan Bandeng sangat melimpah dan berdampak positif untuk warga yang berprofesi menggeluti budidaya tambak. Hasilnya pun secara finansial begitu menjanjikan.

Kandungan protein dan vitamin dalam ikan Bandeng juga tinggi. Membantu meningkatkan daya ingat khususnya anak-anak maupun dewasa dan manula.

Terlebih disaat masa pandemi covid-19, dengan mengkonsumsi Otak-otak ikan Bandeng dapat menambah imun dan daya tahan tubuh lebih baik.

Saat dikonfirmasi awak media channel-indonesia.com mas Farid (44th) menyampaikan, ” Produk Otak-otak ikan Bandeng ini merupakan olahan yang memberikan cita rasa tersendiri. Gurih lembut dan renyah tanpa duri didalamnya, “ungkapnya.

“Alhamdulillah produk Otak-otak dengan label Ta’awun sudah banyak peminatnya dan sudah dipaketkan ke luar daerah Pati, “tambahnya.

“Semoga kedepannya akan lebih banyak penikmat Otak-otak ikan Bandeng karena produk olahan ini tidak menggunakan bahan pengawet, “pungkas mas Farid menjelaskan. (Arif)

Berita Terbaru