oleh

Akibat Tender Lelang Tidak Transparan, Ribuan Personil Sekuriti Terancam Menganggur Total

JAKARTA, channel-indonesia.com – Ribuan personel sekuriti Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara akan kehilangan pekerjaan. Penempatan petugas keamanan di PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) berdasarkan tender lelang yang dilakukan secara virtual atau online tersebar di 28 area.

PT Philia Citra Sejahtera (PCS) dalam ini menjelaskan tender lelang diselenggarakan pada tanggal 7 Januari 2021 lalu. Manager Marketing PT PCS, Rohimi Nasri SE mengatakan pihaknya mengikuti tender di 3 wilayah dengan total tender Rp 150 miliar.

” Pertama, Jakarta terdiri dari 11 anak cabang perusahaan. 11 wilayah Jakarta yaitu kantor Pusat ada di Jakarta kita mendaftar (lelang) pada 8 Januari di tiga wilayah tersebut kurang lebih ada 1400 personil lebih,” kata Rohimi.

Keanehan serta kejanggalan dialami olehnya, sebab seluruh persyaratan telah terpenuhi dalam tender ini. Surat sanggahan pun telah dilayangkan oleh PT PCS ke Pelindo II.

Hingga kini, baik di beberapa tempat di Pulau Sumatera maupun di Banten, Cirebon dan Pontianak Pelindo II masih menggunakan jasa keamanan dari PT PCS. Saat lelang online PT PCS juga mendaftarkan pada waktu bersamaan di 3 wilayah ini.

Sangsi blacklist juga disampaikan terhadap penyedia jasa tenaga sekuriti tersebut. Bahkan, yang menarik selama lima tahun sangsi akan dikenakan bagi peserta lelang kata dia. Kata Rohimi, pemenang tender belum diketahui secara jelas. Menurut dia, tenaga keamanan dari PT PCS memiliki kompetensi yang memadai dan sesuai prosedur.

” Jadi kalau kami tidak menarik (sanggahan) itu kita tidak boleh ikut tender lelang di BUMN selama 5 tahun,” ungkapnya.

PT Philia Citra Sejahtera melalui kuasa hukumnya menyampaikan langkah hukum akan ditempuh atas dasar keputusan sepihak dari tender itu. Karena, keputusan tender ini dinilai tidak layak sebagaimana lazimnya.

” Perdata, intinya keberatan terkait hal ini tentunya kepada keputusan sepihak. Dimana persyaratan-persyaratan yang telah disampaikan tadi itu tidak seperti lazimnya,” ujar M. Solihin HD, SH MH dengan didampingi dan Heru Susanto SH kepada media channel-indonesia.com, di Jakarta, Rabu (31/03/2021)

Diduga pemenang lelang jasa penyedia personil keamanan yakni adalah PT Satria Raksa Buminusa untuk wilayah Jakarta dan Sumatera. Sedangkan, PT Nusa Elang Satria dimenangkan melalui tender khusus wilayah Banten dan Cirebon. Meski demikian, tentang penawaran pada lelang tersebut dinilai tidak wajar. (Arif)

Berita Terbaru