oleh

Jalin Sinergitas, Kodim 0913/PPU Gelar Komsos

PENAJAM, channel-indonesia.com – Komsos (Komunikasi sosial) adalah salah satu metode pembinaan teritorial (Binter) yang dilaksanakan antara prajurit TNI AD dengan komponen masyarakat, yang perlu dijaga dan terus ditingkatkan.

Sehingga dapat menumbuhkan kepedulian serta kepekaan terhadap berbagai aspek geografi, demografi dan kondisi sosial.

Dalam rangka memelihara hubungan TNI dan rakyat, Kodim 0913/PPU menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan Komponen Bangsa Lainnya (Kombang) semester II TA. 2021.

Dengan mengangkat tema ”Mengawal Keutuhan dan Kemajuan Bangsa Dalam Bingkai NKRI”, bertempat di Aula Saka Wira Kartika Makodim 0913/PPU, Jum’ag (2t/11/2021).

Dalam sambutannya Komandan Kodim 0913/PPU, Letkol Inf Dharmawan yang di wakili oleh Plh Pasiter Dim 0913/PPU Kapten Inf Martono mengucapkan selamat datang, terima kasih dan apresiasi atas kehadiran para peserta, karena di tengah kesibukannya masih dapat meluangkan waktu untuk memenuhi undangan dari Kodim 0913/PPU.

TNI AD adalah anak kandung rakyat,TNI bekerja untuk rakyat karena kekuatan utama dari Negara Indonesia adalah Kemanunggalan TNI bersama Rakyat, sesuai yang diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara 1945.

“Bahwa saat ini, kita perlu sadari, diakui ataupun tidak, jiwa nasionalis dan bela negara generasi anak sekarang sudah menurun, salah satu contoh peringatan HUT RI, perlakuan terhadap bendera saja sudah tidak seantusias dan sedisiplin dulu, padahal bendera adalah simbul negara, pendahulu kita berjuang dengan mengorbankan jiwaraganya,” ujar Kapten Martono.

Adapun pemberi materi Belanegara yang disampaikan oleh Plh Pasi Intel Kapten M.Aluy menjelaskan, “Bela negara secara fisik bisa dengan cara perjuangan mengangkat senjata apabila ada serangan dari negara asing terhadap kedaulatan bangsa.

Sementara itu, bela negara secara non-fisik diartikan sebagai semua usaha untuk menjaga bangsa serta kedaulatan negara melalui proses peningkatan nasionalisme,”ulasnya.

“Sedangkan tujuan bela negara di antaranya, Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara,Melestarikan budaya,Menjalankan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara,Menjaga identitas dan integritas bangsa atau negara,”kata Aluy.

Sedangkan Kapten Inf Martono saat memberikan materi Pembinaan Teritorial TNI-AD,menambahkan,” Pembinaan Teritorial (Binter) atau “Ngeter”/ ”adu bako” (istilah tren dari bahasa non formal kalangan prajurit TNI AD) senantiasa digaungkan dalam berbagai kesempatan dan kegiatan prajurit TNI AD tatkala berinteraksi secara langsung dengan masyarakat,”kata Martono.

“Binter sebagai strategi yang dipilih dalam pemberdayaan wilayah pertahanan telah teruji dalam kurun waktu awal pembentukan Tentara Indonesia sampai dengan saat ini dan diprediksi masih tetap relevan di masa depan.,”pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pembinaan ini sangatlah penting dalam mencegah hal-hal yang dapat merusak nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa serta Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga silaturahmi dan keutuhan serta kemajuan bangsa dalam bingkai NKRI. (Arif)

Berita Terbaru