oleh

Personel Koramil 09/Nrs Bantu Evakuasi Jasad Korban Banjir di Aceh Timur

ACEH TIMUR, channel-indonesia.com – Usai mendapatkan laporan pada Sabtu, (05-12-2020) sekitar pukul 10:30 WIB bahwa telah terjadi korban tenggelam 2 (Dua) orang anak di Dusun Patubung, Gampong Masjid, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur akibat terbawa arus banjir.

Adapun identitas korban tenggelam sebagai berikut :

1. Cut Putri Aulia (13), status pelajar, alamat Dsn. Patubung, Gampong Masjid, Kec. Nurussalam, Kab. Aceh Timur. (Korban selamat dan langsung dibawa ke Puskesmas Nurussalam untuk dilakukan cek kesehatan).

2. Ramadani (14), status pelajar, alamat Dsn. Patubung, Gampong Masjid, Kec. Nurussalam, Kab. Aceh Timur (Meninggal Dunia).

 

Menurut informasi yang dikumpulkan Tim Sar Gabungan (TNI-POLRI dan BPBD) dari korban (Cut Putri Aulia) dan masyarakat sekitar bahwa Putri mengajak Ramadani untuk berjalan-jalan melihat banjir, mereka berdua juga sempat singgah di kedai milik Sicik untuk membeli jajanan. Setelah itu, kedua korban langsung berjalan melewati arus banjir dengan tujuan kearah Masjid.

Disaat korban melewati arus banjir yang deras, kedua korban terseret arus dan menyebabkan kedua korban hanyut. Disaat kedua korban hanyut ada warga yang melihatnya dan warga tersebut langsung berlari dan berenang untuk melakukan pertolongan, namun warga hanya berhasil menyelamatkan korban (Cut Putri Aulia), sedangkan korban Ramadani belum bisa diselamatkan dikarenakan arus banjir yang sangat deras, “kata Danramil 09/Nrs kepada awak media saat di tempat kejadian.

Lanjut Danramil, melihat hal tersebut, masyarakat langsung menghubungi Muspika Aceh Timur guna meminta bantuan pencarian korban tenggelam.

Setelah mendapat laporan adanya anak-anak hanyut dibawa arus banjir, dipimpin Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib, bersama unsur Muspida dan Satgas BPBD menuju ke lokasi tenggelamnya bocah SMP di Gampong Masjid itu.

Tiga unit speedboad milik Polisi Airud Polres Aceh Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, melakukan pencarian disekitar lokasi, baik sepanjang anak sungai hingga ke rawa-rawa maupun dalam area persawahan.

Lima jam berselang, berkisar pukul 15.30 WIB Lia Ramadani (14) yang menjadi korban tenggelam akibat diseret arus banjir tersebut berhasil ditemukan di persawahan di gampong setempat lebih tepatnya sekitar 50 meter ke arah utara dari titik awal terseret arus banjir. “Berkat kerjasama semua pihak akhirnya korban sudah kita temukan, namun kondisinya sudah meninggal dunia, “jelas Danramil.

Sementara Bupati Aceh Timur pada kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah membantu melakukan pencarian terhadap korban tenggelam. Begitu juga dengan Satgas SAR dan BPBD serta unsur TNI/Polri. “Kami imbau anak-anak tidak bermain di lokasi banjir dan jangan keluar rumah, karena tinggi air dari permukaan tanah disejumlah kecamatan sangat berbahaya terhadap keselamatan anak-anak, “sebutnya.

Disisi lain, orangtua lebih hati-hati dan tidak membiarkan anak-anak keluar rumah, lebih-lebih rumah yang berada sepanjang pinggiran sungai. “Beberapa sungai saat ini sedang meluap, bahkan genangan air di sejumlah kecamatan berdampak terhadap warga yang mengharuskan untuk mengungsi,”pungkas pak Bupati itu.

Usai pelaksanaan pencarian korban tersebut, Bupati bersama unsur Muspida menyerahkan sembako berupa beras, minyak, mi instan, gula dan telur serta roti unibis. Bantuan antara lain ke pengungsi di Desa Kp. Mesjid, Kecamatan Nurussalam, dan Kecamatan Ranto Peureulak.

“Kami imbau kepada Dinas Sosial dan BPBD segera salurkan bantuan ke seluruh titik pengungsian yang sudah membuka dapur umum,” tegas Rocky seraya berharap, banjir segera surut agar aktifitas masyarakat kembali normal di daerahnya.

Turut ikut dalam pencarian korban antara lain Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han) yang diwakili Danramil 09/Nrs Kapten Inf Noverlan, Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, Sekda Aceh Timur Ir. Mahyuddin Syech Kalad, M.Si, Kepala BPBD Aceh Timur Ashadi, MM, Kasatpol PP dan WH Teuku Amran, MM, Waka Polres Aceh Timur Kompol Warosidi, MH, dan unsur muspika setempat. (Arif)

Berita Terbaru