oleh

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY Bantu Kembangkan UMKM Warga Diperbatasan

BOVEN DIGOEL,channel-indonesia.com– Ditengah tugasnya sebagai pasukan penjaga perbatasan, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 516/CY kembangkan potensi diri dalam pembuatan Cindera mata dan ikut membantu kembangkan UMKM masyarakat kampung Upkim Distrik Waropko.

Demikian disampaikan oleh Dansatgas Yonif Mekanis 516/CY Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S.I.P., dalam keterangan tertulisnya di Asiki Distrik Jair Kab. Boven Digoel, Papua. Jum’at (04/12/ 2020).

Dansatgas mengatakan disamping kita melaksanakan tugas pokok sebagai pasukan pengaman perbatasan, satgas juga melaksanakan kegiatan teritorial kepada masyarakat perbatasan yakni melaksanakan Binter secara terbatas.

Kegiatan Pos Upkim merupakan wujud dari pelaksanaan Binter yakni ikut mengembangkan UMKM dimasyarakat dan meningkatkan potensi diri para anggota dalam pembuatan cindera mata, pungkas Dansatgas.

Dengan melihat adanya potensi yang di miliki masyarakat dalam pembuatan Cindera mata akan tetapi kesulitan dalam hal pemasaran sekaligus para anggota bisa meningkatkan potensi dirinya dalam pembuatan kerajinan tangan khas Papua yaitu Noken, dengan bersama-sama mama-mama kampung Upkim Distrik Waropko terjalin kerjasama yang baik serta suasana yang akrab bagaikan orang tua dan anaknya.

Anggota Satgas Yonif Mekanis 516/CY khususnya Pos Upkim ini sangat antusias dalam pengembangan potensi dirinya tentang tekhnik membuat Noken mulai dari cara merajut, memilih bahan dasar, membentuk pola khas papua, serta kesabaran dalam mengerjakannya. Kegiatan pembuatan Noken ini dilakukan untuk mengasah keterampilan sekaligus mengisi waktu luang anggota pos Upkim.

Danpos Upkim Menyampaikan, keberadaan Anggotanya ini selain menjaga keamanan perbatasan juga ikut mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan Rakyat disekelilingnya.

“Selama ini kami melihat adanya potensi di masyarakat yang bisa di gali untuk menambah pendapatan keluarga mereka yakni membuat kerajinan Noken, kami membantu mereka dalam hal pemasaran hasil kerajinan tersebut sehingga perekonomian mereka meningkat serta UMKM di kampung Upkim distrik Waropko menjadi berkembang.” tegasnya. (Maliki)

Berita Terbaru