oleh

Pembukaan Latihan Peningkatan Kemampuan Sea Survival Prajurit KRI/KAL Koarmada I

JAKARTA – Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Muhammad, Ali, S.E., M.M., diwakili oleh Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Bambang Irwanto, M.Tr (Han) secara resmi membuka kegiatan latihan Peningkatan Kemampuan Sea Survival Prajurit KRI/KAL Koarmada I TA 2020 di Gedung Serbaguna Iman Taufik, Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (9/3/2020).

Komandan Satuan Kapal Ranjau (Dansatran) Koarmada I Kolonel Laut (P) Rizaldi, S.E., dalam laporannya selaku Ketua Panitia Penyelenggara Latihan menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kemampuan, dan pengetahuan teknik, serta taktik prajurit KRI/KAL Koarmada I dalam menghadapi situasi dan bertahan hidup di laut setelah peran peninggalan kapal.

“Adapun sasaran kegiatan yaitu terbentuknya sikap dan mental yang tangguh prajurit KRI/KAL dalam hal penguasaan keadaan darurat bertahan hidup di laut, tercapainya pemahaman tentang teknik dan prosedur pada saat keadaan darurat bertahan hidup di laut, terwujudnya penguasaan keterampilan yang benar baik individu maupun kelompok tentang prosedur dan keterampilan dalam menghadapi keadaan darurat bertahan hidup di laut, meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit menghadapi segala bentuk permasalahan keadaan darurat bertahan hidup di laut,” ujar Dansatran Koarmada I.

“Kegiatan latihan akan berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 9 sampai 13 Maret 2020 di Pondok Dayung Jakarta dan Fasharkan Mentigi Tanjung Uban, dengan melibatkan 551 orang, Unsur KRI/KAL di Pondok Dayung, dan Unsur KRI/KAL di Tanjung Uban,” ungkapnya.

Sementara itu, Pangkoarmada I dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada I menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan kemampuan sea survival sangat penting bagi kita semua. Karena melalui kegiatan ini, kita akan selalu siap menghadapi kemungkinan terburuk. Disamping itu, sasaran kegiatan ini adalah untuk menyelamatkan nyawa para prajurit dengan membekali pengetahuan dan teknik bertahan hidup di laut sehingga kegiatan ini tidak boleh diabaikan dan harus dilaksanakan dengan serius.

“Kegiatan peningkatan kemampuan sea survival akan meningkatkan profesionalisme prajurit KRI dan KAL, serta menambah rasa percaya diri untuk melaksanakan tugas negara yang diamanatkan kepada kita,” tuturnya.

Kegiatan dihadiri oleh Komandan Guspurla Koarmada I, Para Asisten Pangkoarmada I, Para Komandan Satuan Jajaran Koarmada I, Para Komandan KRI/KAL Jajaran Koarmada I, Peserta Latihan Sea Survival.(maliki)

Selengkapnya