oleh

Sinergi Pentahelix, Kodim 1203/Ktp Jalin Kerjasama dengan Balai TNGP dan IAR Indonesia

KETAPANG  – Kodim 1203/Ketapang menjalin kerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) dan Pusat Rehabilitasi dan Konservasi International Animal Rescue (IAR) Indonesia Kab. Ketapang. Tersebut dalam rangka Pencegahan Kebakaran hutan dan lahan guna mewujudkan target Zero Hotspot di wilayah Kab. Ketapang dan Kab. Kayong Utara.

Hal tersebut dikatakan Dandim 1203/Ktp Letkol Kav Jami’an, S.I.P., saat menerima Kepala Balai TNGP M. Ari Wibawanto dan Direktur Program IAR Karmele Liano Sanchez di Makodim 1203/Ktp Jalan Letjen S. Parman, Kec. Delta Pawan, Kab. Ketapang.

“Kita ketahui bersama bahwa Karhutla tidak hanya sekedar bencana yang menghanguskan hutan dan merusak ekosistemnya termasuk satwa yang ada, lebih dari pada itu emisi karbon yang berlebihan di udara dapat memberikan dampak negatif bagi sendi manusia,” ucap Dandim.

Dikatakan juga, bahwa kerusakan ekologi akibat api tidak bisa pulih begitu saja meskipun hujan sudah kembali membasahi bumi, hutan yang merupakan tempat orangutan menyelamatkan diri inipun sudah tidak lagi menyisakan pepohonan yang cukup layak untuk mereka makan dan mencari penghidupan.

“Di sinilah diperlukan kerja sama semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terutama di lokasi-lokasi yang diperuntukkan bagi konservasi alam dan satwa liar,” ungkap Dandim.

Lanjutnya, Melalui metode sinergi Pentahelix yang melibatkan unsur Pemerintah, Komunitas Masyarakat, Akademisi, para pelaku bisnis dan media secara bersama-sama sesuai dengan bidangnya masing-masing dengan melakukan gerakan serbu dan keroyok (SEROK) dengan sasaran utama desa-desa yang selama ini menjadi langganan Karhutla khususnya di wilayah Kodim 1203/Ktp.

Dandim 1203/Ktp juga megajak semua pihak untuk bersinergi menuju langit biru tidak ternoda oleh asap akibat Karhutla, tentunya semua itu harus dilandasi dengan niat, tekad yang optimis agar bisa menjadi lebih baik lagi. (Maliki)

Selengkapnya