oleh

Kolinlamil Gelar Jurit Tangkas Bahari

JAKARTA – Satya Wira Jala Dharma. Dalam rangka memeriahkan bulan Trisila, dari tanggal 5 Desember sampai 15 Januari 2020 yang dirangkai dalam memperingati hari Dharma Samudera pada 15 Januari 2020, Kemampuan prajurit jajaran Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) harus teruji, hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya jurit Tangkas Bahari dalam rangka pembinaan satuan dan tradisi momentum bulan trisila 2019 yang berlangsung di dermaga kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (18/12). Disaksikan lansung tim pemantau dan penilai bulan Trisila TNI AL dari Mabesal Kolonel Laut (E) Joko Edi Supriyanto.

Menurut panitia penyelenggara pelaksanaan kegiatan Jurit Tangkas Bahari dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan jasmani/fisik, keakraban, ketelitian, konsentrasi dan kerjasama serta kesadaran etos kerja prajurit Kolinlamil, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan mengurangi angka pelanggaran bagi personil Kolinlamil.

“Kemampuan fisik, kekompakan, soliditas, kerjasama, konsentrasi, ketelitian dan kesadaran akan etos kerja perlu dipelihara dan dilatih. Sehingga akan meningkatkan kemampuan maupun kinerja bagi prajurit terhadap satuannya” jelas Letkol Laut (P) Laode M. Holib, S.E., M.M., M.Tr (Hanla) Jakarta yang juga Ketua panitia Lomba pembinaan tradisi.

Senada dengan itu, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. mengatakan lomba pembinaan tradisi ini selain untuk membina kemampuan fisik dan mental prajurit, juga untuk melatih kekompakan, kerjasama, soliditas antar prajurit disatuannya.

“Sehingga dalam melaksanakan tugas pokoknya, akan tercermin menjadi hasil yang optimal sesuai dengan sasaran dan tujuan tugas pokok” ujar Panglima Kolinlamil.

Pertandingan ini menerapkan nilai kecepatan dan keterampilan dari tim dengan materi pertandingan peluit, bongkar pasang senjata, panahan, naik tangga yacob, semaphore, renang laut, dayung PK dan diakhiri lari menuju garis finish. Semua kegiatan melambangkan kegiatan berdinas sehari-hari, sebagai contoh pluit TNI AL dan semaphore digunakan dalam setiap isyarat/aba-aba/perintah dalam kedinasan sehari-hari, sedangkan bongkar pasang senjata adalah kewajiban setiap prajurit dalam kemampuan dan penguasaan senjata api dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Keluar sebagai juara I Tim dari gabungan KRI Teluk Hading 538 Dan KRI Tanjung Nusanive 973, juara II gabungan Disminpers, Dismatbek dan Diskomlek, sedangkan juara III Satlinlamil Jakarta. (Maliki)

Berita Terbaru