oleh

Ekspedisi NKRI Resmikan Jembatan Gantung di Asmat

ASMAT,channel-indonesia.com– Bupati Asmat Elisa Kambu meresmikan jembatan Gantung Ekspedisi  NKRI  di atas sungai Yawas, Kabupaten Asmat, Senin (5/3/2018). Jembatan gantung Ekspedisi NKRI ini mempunyai panjang 60 meter, dan lebar 1,6 meter.

Dalam peresmian yang ditandai dengan menggunting janur yang melintang dikedua sisi jembatan, Bupati Asmat juga didampingi oleh Koordinator dan pengawas pembuatan jembatan gantung Kapten Inf Eko Wahyono, Sekretaris PUPR, Para kepala distrik di Kab Asmat, Danpos Polisi Fayit dan Danposramil Fayit

Dalam sambutannya Bupati Asmat Elisa Kambu mengucapkan terimaksih kepada Tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 yang telah bersedia membangun jembatan gantung Ekspedisi NKRI guna kebutuhan masyarakat yang selama ini selalu dinanti nantikan, terutama di wilayah bagian terpencil.

” Atas nama masyarakat Asmat mengucapkan terima kasih kepada tim Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017 sehingga di tempat yang terpencil dan di tengah hutan, bisa dibangun jembatan gantung pertama di pulau Papua,” jelas Elisa Kambu saat meresmikan jembatan gantung Ekspedisi NKRI di Fayit.

Bupati Elisa Kambu kemudian mengajak seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Asmat untuk bersama sama merawat dan menjaga Jembatan Gantung Ekspedisi NKRI ini agar tetap baik dan bersih.

” Marilah kita merawat jembatan ini, dengan rasa memiliki jembatan gantung Ekspedisi NKRI , apalagi pembangunan Jembatan Gantung Ekspedisi NKRI  ini semua dilakukan manual oleh masyarakat Asmat, tanpa ada bantuan mesin,” imbuhnya.

Dengan adanya KLB di wilayah Asmat, lanjut Elisa Kambu, pemerintah daerah sangat berterimakasih karena keberadaan jembatan gantung Ekspedisi NKRI ini bisa memudahkan akses daerah yang terpencil sehingga bantuan kesehatan menjadi mudah diberikan.

Namun demikian, Bupati Asmat ini mengharapkan kepada pemerintah pusat untuk tetap melanjutkan pembangunan sejumlah 6 sampai 7 titik lagi yang berada di wilayah Asmat yang juga memerlukan jembatan gantung untuk kelancaran beraktivitas warga Asmat di pedalaman.

Dalam kesempatan yang sama Koordinator dan pengawas pembuatan jembatan gantung Kapten Inf Eko Wahyono atas nama Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan 2017  mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asmat yang tersebar dalam beberapa distrik yang telah dengan sukarela membantu pembangunan jembatan gantung pertama di Papua ini.

” Terimakasih atas kerjasama yang sangat baik dan semangat dari masyarakat, pekerjaan yang seharusnya selesai selama 5 hari, tapi bisa selesai dalam waktu 2 hari setengah,” kata Kapten Eko dalam acara persmian jembatan gantung Ekspedisi NKRI .

Prajurit Baret Merah ini menambahkan, jembatan gantung Ekspedisi NKRI ini adalah kelanjutan dari kegiatan ekspedisi NKRI 2017  , dengan dibangunnya jembatan Gantung Ekspedisi NKRI  diharapkan dapat membantu jalur perhubungan jalan masyarakat di wilayah Fayit khususnya Kp Waras dan Kp Yawas, sehingga masyarakat yang akan sekolah, berobat maupun ke instansi pemerintahan dapat dengan lancar.

Diakhir sambutannya, Kapten Eko Wahyono tidak lupa juga mengucapkan terimakasih atas bantuan Pemda setempat yang telah menyiapkan material lokal dan transportasi selama pembangunan jembatan gantung Ekspedisi NKRI

Berdirinya jembatan Gantung Ekspedisi NKRI ini sangat disambut suka cita oleh masyarakat Asmat dan sekitarnya. Mereka sangat berterima kasih kepada tim ekspedisi NKRI 2017 yang telah berinisiatif membangun jembatan gantung yang telah lama sangat dibutuhkan oleh warga sekitar.

Hal tersebut lantaran wilayah Asmat khususnya kampung Waras dan kampung Yawas mempunyai wilayah yang mayoritas sungai dan rawa. Waktu peresmian yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Musrembang di wilayah distrik Fayit, dihadiri ratusan masyarakat. Asmat dan sekitarnya.

Usai peresmian warga langsung mencoba dengan berjalan diatas jembatan gantung Ekspediai NKRI sambil tersenyum bahagia. Ada yang berdiri ditengah jembatan, ada juga yang berdiri ditepi jembatan sambil memandang sungai, bahkan ada juga yang hanya berjalan bolak balik menikmati kekokohan jembatan gantung Ekspedisi NKRI 2017.(munir)

Selengkapnya