Mengenang Pertempuran Laut Aru TNI AL Gelar Tabur Bunga di KRI Banda Aceh 593

oleh -

JAKARTA – TNI Angkatan Laut melaksanakan tabur bunga, dalam mengenang peristiwa pertempuran Laut Arafuru atau lebih dikenal dengan Hari Dharma Samudera, yang terjadi pada 15 Januari 1962.

Upacara tabur bunga mengenang kepahlawanan Yos Soedarso dan para pahlawan laut lainnya ini, dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., di Geladak Heli KRI Banda Aceh-593 yang sandar di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (15/1).

Peringatan mengenang peristiwa tenggelamnya RI Matjan Tutul dalam pertempuran dengan kapal AL Belanda, dilaksanakan secara serentak dan bersamaan oleh seluruh prajurit TNI AL yang berdinas di KRI maupun Pangkalan.
Dikatakan Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, dalam amanatnya antara lain mengatakan bahwa kegiatan tersebut di kumandangkan, “Kobarkan Semangat Pertempuran” yang diserukan oleh Komodor Yos Sudarso mengiringi perlawanan RI Matjan Tutul menghadang armada musuh yang lebih unggul. KRI Matjan Tutul tenggelam secara ksatria sebagai kusuma bangsa.
“Pengorbanan Pahlawan Samudera itu justru mengobarkan sentimen nasional untuk segera mengembalikan Irian Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi dan berhasil diwujudkan pada tanggal 1 Mei 1963,” ungkap Kasal.
Dalam acara tersebut dihadiri juga tokoh agama yang membacakan doa saat pelarungan bunga, di antaranya Ibnu Abidin (Islam), KH Ahmad Jailani (Islam), Pendeta Liesye Patiapun (Kristen), Pendeta Rut Tentero (Kristen), Romo Johan Ferdinand (Katholik), Romo Henarsono (Katholik), Gusti Made Dana (Hindu), Ida Bagus Khayana (Hindu), Budha Posha (Budha), Sasana Raharja (Budha), Wandi (Khonghucu), Lie Supriadi (Khonghucu).

Turut hadir para sesepuh TNI AL mulai para Kepala Staf Angkatan Laut dari masa ke masa, para purnawirawan yang pernah menjabat sebagai Panglima Armada RI maupun Pangkolinlamil, para purnawirawan TNI AL yang pernah menjabat sebagai Komandan Korps Marinir, hingga menghadirkan keluarga pelaku sejarah pertempuran Laut Arafuru.(maliki)