Warga Suku Terasing Temukan Senpi Milik Anggota Ekspedisi NKRI 2013

oleh -49 views
warga Dusun 3 Mumpe (suku terasing) Weni Sapende (31) berhasil menemukan Senjata milik salah satu korban tewas pada kegiatan Ekspedisi NKRI Tahun 2013 Koridor Sulawesi Subkorwil Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah beberapa tahun lalu. (Ist)

Jakarta, Channel-Indonesia – Seorang warga Dusun 3 Mumpe (suku terasing) Weni Sapende (31) berhasil menemukan Senjata milik salah satu korban tewas pada kegiatan Ekspedisi NKRI Tahun 2013 Koridor Sulawesi Subkorwil Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah beberapa tahun lalu.

Senjata tersebut ditemukan warga dari dalam sungai pada Kamis (14/6/2018) pukul 13.00 Wita.

Penemuan senjata bermula saat Weni Sapende warga , Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang Raya sedang mencari udang dengan cara menyetrum menggunakan listrik accu.

Weni mengaku terkejut melihat benda yang menyerupai senjata dan langsung mengambil dan setelah memeriksanya ia memastikan benda itu adalah senjata.

Weni kemudian langsung buru-buru pulang ke rumahnya di Dusun Mumpe dan menyembunyikan senjata tersebut karena takut. Tapi pada hari Sabtu (16/6) Weni akhirnya memberanikan diri melaporkan temuannya ke Kepala Dusun, Yulius Langkumo (51), kemudian Yulius meneruskan laporan tersebut.

Saat menerima laporan, Sertu Made yang bertugas sebagai Babinsa Desa Doda, langsung menghubungi Danramil Bunta, Kapten Inf. Darta. Danramil lalu berkoordinasi dengan Dandim 1308/LB Letkol Inf. Nurman Syahreda.

Atas perintah Dandim melalui Danramil, Sertu Made bergerak cepat menuju lokasi dengan berjalan kaki selama empat jam. Tiba di lokasi ia kemudian bertemu dengan kepala dusun dan warga Weni, penemu senjata. Sertu Made menerima langsung senjata tersebut dari Kepala Dusun Mumpe pada Sabtu (16/6) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Usai menerima senjata, Sertu Made kembali lagi ke Desa Doda dengan berjalan kaki karena Dusun Mumpe belum bisa dijangkau dengan kendaraan bermotor. Sertu Made tiba di Desa Doda pada pukul 01.00 Wita dan mengamankan senjata tersebut.

Berdasarkan pengakuan Weni, ia menemukan senjata itu hanya sekira 500 meter dari lokasi tenggelamnya korban yang bertugas pada kegiatan Ekspedisi NKRI 2013.

Hasil pemeriksaan oleh Sertu Made, senjata tersebut masih dalam kondisi baik. Namun, magazin sudah tidak ada. Rencananya, hari ini Senin (18/6) senjata tersebut akan diserahkan ke Koramil Bunta untuk kemudian diantarkan ke Kodim 1308 Luwuk Banggai. (Maliki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *