Sinergitas Tiga Pilar Kota Tegal Dalam Kesiapan Pengamanan Pemilu 2019

oleh -369 views
TEGAL, Channel-Indonesia – Korem 071/Wijayakusuma melalui Kodam IV/Diponegoro resmi menutup  pelatihan Pengamanan Pemilu 2019 di GOR Wisanggeni, Kota Tegal, Minggu (10/2/2019). Dalam simulasi tersebut 500 personil tiga pilar dikerahkan yang terdiri dari TNI, Polri, dan pemerintahan Kota Tegal.
Pelatihan pengamanan Pemilu 2019 tersebut telah dilaksanakan selama dua hari di wilayah teritorial Kodim 0712/Tegal, dengan dua materi yang diterapkan kepada ratusan personil gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri serta sejumlah dinas kepemerintahan. Dua materi tersebut berupa pemberian dasar materi penanganan kerusuhan, pada Jumat (8/2/2019)  dan pada hari Sabtu (9/2/2019) dilakukan simulasi penanganan kerusuhan.
Sebelumnya Sabtu (9/2/2019), saat dimulainya simulasi penanganan huru hara Pemilu 2019, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan oleh Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel Sangari, menjelaskan Tujuan dilaksanakannya Latihan Aplikasi Pengamanan Pemilu, untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun taktis pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden, juga untuk meningkatkan dan memantapkan koordinasi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah serta Instansi terkait, dalam rangka pengamanan Pemilu untuk menghadapi berbagai macam hambatan dan gangguan yang mungkin bisa terjadi di Kota Tegal.
Danrem Wijayakusuma berharap, kegiatan ini,akan lebih paham dan mengerti apa yang harus diperbuat dan dilakukan. Sehingga, tidak terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi antar sesama aparat dilapangan.
Diingatkan Danrem Wijayakusuma, Prajurit TNI harus pegang teguh komitmen Netralitas TNI dalam Pemilu 2019. Ciptakan realisme realisme latihan sebenarnya, sehingga dapat dipahami teknik, prosedur dan mekanisme serta sistem komunikasi komando dan pengendalian, pengamanan Pemilu.
Dan, lanjut Danrem, laksanakan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan seluruh komponen bangsa lainnya yang ada diwilayah masing-masing, khususnya Kota Tegal, sehingga dapat terwujud sinergitas dalam pengamanan Pemilu 2019.
Selain di hadiri oleh Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskel, juga dihadir sejumlah tamu undangan diantaranya  pejabat Pemkot Tegal, KPU dan Bawaslu Kota Tegal, Danlanal Tegal, Kapolres Kota Tegal, Sekda Kota Tegal, Rindam IV/Diponegoro, Danyonif 407/PK, Kasiopsrem 071/Wk, Dansatradar 214/Tegal, Ketua KPU dan Bawaslu Kota Tegal, Komisioner dan staf KPU dan Bawaslu Kota Tegal, Kasatpol PP Kota Tegal, Kadishub Kota Tegal, Dansubdenpom Tegal.
Sebagai informasi, latihan pengamanan Pemilu 2019 ini  dilaksanakan diwilayah Kodim 0712/Tegal, yang diikuti personel gabungan TNI jajaran Korem 071/Wijayakusuma serta satuan TNI lainnya yang ada diwilayah Tegal, Polri, Pemerintah Kota Tegal beserta dinas terkaitnya KPU dan Bawaslu Kota Tegal, sebagai latihan simulasi penanggulangan massa huru-hara.
Latihan ini difokuskan dalam rangka membantu pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 terutama dalam penanggulangan massa huru-hara anarkhis. Pelaksanaan latihan ini untuk meningkatkan  kemampuan dan keterampilan yang handal dalam melaksanakan tugas perbantuan kepada pemerintah daerah dan Polri dalam pengamanan Pemilu.
Selain latihan pengamanan anti huru-hara, personel juga diberikan materi prosedur dan mekanisme permintaan dan pemberian bantuan kepada Polri dalam rangka Kamtibmas, penanggulangan kerusuhan massa, penanganan konflik sosial dan prosedur pengerahan pasukan untuk pelaksanaan pengamanan Pemilu dengan cepat dan baik
Aplikasi latihan pengamanan Pemilu, dilaksanakan dengan beberapa pentahapan, yakni patroli kota, simulasi pam obvit kota Tegal, simulasi pencoblosan di TPS, unjuk rasa di TPS, dan simulasi penanggulangan rusuh massa. (Maliki)
Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *