Kodam XII/Tpr Peringatan Hari Infanteri di Lokasi Bersejarah

oleh -161 views

LANDAK, Channel-Indonesia – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi pimpin Upacara Peringatan Hari Infanteri TNI Angkatan Darat Tahun 2018 di perbatasan. Upacara digelar di lapangan bola Desa Sempatung, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Rabu (19/12/2018).

Yang sebelumnya juga Pangdam XII/Tpr, beserta Pamen dan Perwira Infanteri turut melaksanakan long mars pada etape terakhir Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi saat membacakan amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri, Brigadir Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso mengucapkan ”Selamat Hari Infanteri Tahun 2018” kepada segenap prajurit korps infanteri beserta keluarga

“Terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian, keberhasilan serta prestasi yang telah dicapai prajurit dan satuan korps infanteri hingga saat ini dalam mengharumkan nama baik korps infanteri dan mendukung tugas pokok TNI AD,” ucap Pangdam XII/Tpr.

Pangdam XII/Tpr, menjelaskan salah satu catatan peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah infanteri adalah peristiwa saat menghadapi agresi militer Belanda II tanggal 19 Desember 1948. Dimana pada saat itu, Panglima Besar Jenderal Sudirman mengeluarkan perintah kilat No. 1/PB/D/1948 yang ditujukan kepada Angkatan Perang RI untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu perintah siasat No. 1/1948 tanggal 12 Juni 1948, untuk melawan musuh dengan melaksanakan perang rakyat semesta dimana pasukan-pasukan yang hijrah melaksanakan aksi wingate (infiltrasi) dengan cara long mars kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk Wehrkreise (kantong-kantong kekuatan) sebagai titik-titik kuat pertempuran gerilya. bentuk dan siasat pertempuran yang digunakan tersebut merupakan taktik dan strategi prajurit infanteri untuk melanjutkan perjuangan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan.

Dari peristiwa tersebut kita mendapatkan nilai-nilai ketokohan, patriotisme, kepemimpinan dari seorang Jenderal Sudirman, nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan dan sifat pantang menyerah serta nilai kemanunggalan tni dengan rakyat yang harus selalu terpatri dalam jiwa, sikap dan tindakan setiap prajurit infanteri. untuk mengabadikan nilai-nilai tersebut, maka tni ad menetapkan hari tersebut sebagai “ Hari Infanteri ”. terang Pangdam XII/Tpr.

Dikatakan Pangdam XII/Tpr, melihat sejarah ditetapkannya Hari Infanteri tersebut, maka peran, tugas dan fungsi TNI AD khususnya Prajurit Infanteri tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan masyarakat sekitarnya. kebersamaan dengan rakyat menjadi bagian penting dan strategis dalam mendukung pencapaian tugas pokok TNI AD. berkaitan dengan hal tersebut, maka pada peringatan hari infanteri tahun 2018 ini mengambil tema: “Dengan Semangat Yudha Wastu Pramukha Prajurit Infanteri Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat ”.

Tema tersebut mencerminkan komitmen dan tekad yang kuat Prajurit dan Satuan Infanteri untuk menjadi tangguh, profesional, modern serta dicintai dan mencintai rakyat. makna tema tersebut juga memancarkan semangat pengabdian dan perjuangan tanpa akhir untuk terus memperkokoh kemanunggalannya dengan rakyat serta membangun sinergisitas dengan segenap komponen bangsa lainnya sebagai kekuatan bela negara dalam sistem pertahanan semesta, tukas Pangdam XII/Tpr.

“Jangan dijadikan slogan belaka, mari kita tanamkan niat dan mantapkan ikhtiar menjadi komitmen bersama, untuk benar-benar dipahami, dihayati dan diimplementasikan melalui langkah dan tindakan nyata secara konsisten, sesuai dengan peran, tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing dalam mendukung pencapaian tugas pokok TNI AD,” tegas Pangdam XII/Tpr.

Pada kesempatan tersebut Pangdam XII/Tpr berpesan dalam rangka menghadapi tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks dan dinamis dengan berubahnya karakteristik bentuk ancaman di abad ke-21, yang mengedepankan teknologi modern. Agar dapat memenangkan pertempuran modern Satuan Infanteri harus adaptif dan bersinergi dengan elemen lain. tentunya hal ini membutuhkan penguatan profesionalisme Prajurit Infanteri yang bertumpu pada pembangunan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan dan mengikuti tren yang berlaku saat ini tanpa melupakan jati diri dan sejarah.

“Hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini, agar terus ditingkatkan dan dikembangkan untuk bersama membangun dan menjaga negeri, kontribusi terbaik yang diberikan, merupakan wujud kesetiaan dan dharma bhakti kita kepada TNI AD yang kita banggakan bersama,” pungkas Pangdam XII/Tpr mengakhiri.

Usai upacara Pangdam XII/Tpr menyerahkan piala kepada juara Lomba Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya yang juga didampingi oleh Bupati Kab. Landak Karolin Margret Natasa . Berhasil menjadi juara pertama untuk peleton inti Yonif Raider 641/Beruang, juara kedua Yonif Raider 631/Antang, juara ketiga dari Yonif Raider Khusus 644/Walet Sakti. Kemudian untuk juara pertama Peleton Pengantar dari Yonarmed 16/Komposit, juara kedua Yonkav 12/Beruang Cakti, sedangkan untuk juara ketiga dari Yonzipur 6/Satya Digdaya.(Maliki)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *