Hoax 7 Kontainer, PDIP : Pernyataan Andi Arief Provokatif Tanpa Dasar

oleh -336 views
Cuitan Andi Arief di akun Twitternya.(Ist)

JAKARTA, Channel-Indonesia – Beberapa jam lalu dunia maya dihebohkan dengan beredarnya berita yang menyebutkan bahwa ditemukan 7 kontainer asal Cina yang membawa surat suarea yang telah dicoblos. Berita tersebut dicuitkan oleh Andi Arief dalam akun dalam akun Twitter-nya @AndiArief__.

Tidak beberapa lama berita dari medsos tersebutpun banyak menuai kritikan maupun kata kata negatif yang menyudutkan salah satu pasangan yang akan bertarung dalam Pemilu 2019 pada bulan April mendatang.

Mendengar kabar tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI langsung merespon dengan menyambangi kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk memastikan kabar terkait temuan surat suara yang sudah dicoblos.

“Malam ini KPU bersama Bawaslu melakukan pengecekan dan klarifikasi terhadap isu yang beredar terkait dengan adanya 7 kontainer dari Cina yang dikabarkan di dalamnya berisi masing-masing 10 juta surat suara dan katanya sudah dibuka satu kontainer untuk dicoblos kepada paslon 01,” jelas salah satu Anggota KPU Arief kepada wartawan dilokasi  pada Kamis (3/1/2019).

Setelah mengecek langsung ke pihak terkait, Arief menegaskan bahwa kabar tersebut adalah bohong atau hoaks.

Kabar bahwa 7 kontainer pembawa surat suara adalah hoax, langsung ditanggapi oleh para petinggi partai, seperti PDIP.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto sangat menyayangkan adanya pernyataan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief soal adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos. Hasto mengatakan bahwa pernyataan Andi sangat provokatif dan tanpa dasar.

“Pernyataan saudara Andi sangat provokatif, cermin kekerdilan jiwa, mental prejudice, dan sangat berbahaya. Pernyataan jalanan tanpa dasar tersebut sudah memenuhi delik hukum untuk dipersoalkan,” kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/1/2018).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini juga mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang langsung melakukan pengecekan terhadap kabar tersebut yang ternyata hoaks.

Ditambahkan Hasto, isu yang dilontarkan Andi Arief ini dibuat seolah-olah adanya skenario yang sengaja diciptakan untuk membangun ketidakpercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu yang curang.

“Padahal Pak Jokowi kepemimpinannya sangat demokratis dan menghormati independensi penyelenggara pemilu,” jelasnya.

Karenanya, Hasto menegaskan komitmen partainya yang menjaga suasana politik tetap stabil dan kondusif. Ia juga meminta agar elit politik tak dengan mudahnya membuat kegaduhan di tahun politik, saat ini.

“Kami berharap agar apa yang dilakukan oleh saudara Andi Arief yang mencoreng keadaban politik di awal tahun, agar tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Hal yang senada juga dilontarkan oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menyebut, pernyataan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief merupakan isu hoaks yang sengaja disebarkan.

Menurut Karding, pernyataan Andi tersebut merupakan isu hoaks yang sengaja disebarkan oleh kubu paslon nomor urut 02 melalui Andi Arief. Tak tanggung-tanggung, Karding bilang, isu ini merupakan hoaks murahan.

“Saya sendiri kalau jadi Andi Arief itu malu. Enggak ngecek dulu,” kata Karding kepada wartawan, Kamis (3/1/2018).

Menurut Ketua DPP PKB itu, kertas suara saja saat ini belum dicetak. Sehingga, Karding mempertanyakan pernyataan Andi yang menyebut ada surat suara yang telah dicoblos sebanyak tujuh kontainer.

Karding juga meminta agar pelaku penyebaran kabar bohong ini dapat ditangkap agar tidak ada lagi penyebaran berita bohong semacam ini.

“Kertas suara saja belum dicetak oleh KPU. Logikanya gimana, kok tiba-tiba ada tujuh kontainer? Nah oleh karena itu, pelaku harus ditangkap,” ungkapnya. (Maliki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *