Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

oleh -19 views
Erupsi Gunung Agung.(Ist)

JAKARTA, channel-indonesia.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya erupsi Gunung Agung di Bali ,Minggu (30/12/2018).

BMKG mengatakan, erupsi gunung tersebut terjadi sekitar pukul 04.09 WITA. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi kurang lebih 3 menit 8 detik.

Saat ini gunung Agung masih berada pada Status Level III (Siaga). Meski demikian, BMKG merekomendasikan masyarakat di sekitar gunung dan pendaki, pengunjung atau wisatawan agar tidak berada dan tidak melakukan pendakian. Juga tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya dalam radius 4 km dari Kawah Puncak gunung Agung.

Diterangkan BMKG, zona perkiraan bahaya bersifat dinamis dan terus dievaluasi. Artinya, status zona dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan gunung Agung yang paling aktual.

BMKG juga meminta masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder. Ancaman dapat berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Berdasarkan erupsi Gunung Agung yang terjadi pukul 04.09 wita. Adapun wilayah yang terkena paparan hujan abu sebagai berikut :
1. Banjar Dinas Uma Anyar Ababi bagian barat terpapar hujan abu ringan
2. Wilayah Kota Amlapura terpapar hujan abu sedang
3. Desa Seraya Barat terpapar hujan abu ringan
4. Desa Seraya Tengah terpapar hujan abu ringan
5. Banjar Dinas Ujung Pesisi terpapar hujan abu ringan
6. Lingkungan Pesagi dan Lingkungan Pebukit hujan abu ringan
7. Desa Tenggalinggah hujan abu ringan
8. Kantor BPBD terdapat hujan abu ringan.

(Maliki)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *