, ,

Debat Kedua Capres, Jokowi Unggulkan Infrastruktur, Prabowo Nomor Satukan Swasembada Pangan

oleh -264 views
Debat Kedua capres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta.(Channel-Indonesia/Maliki)

JAKARTA, Channel-Indonesia – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan 02 Prabowo Subianto saling menyampaikan visi-misinya tentang energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Ada yang diunggulkan dalam masing visi misi kedua capres tersebut. Joko Widodo menunggulkan pembangunan infrastruktur dalam upaya penggenjot roda perekonomian masayarakat dari pedalaman hingga kota, sedangkan Prabowo Subianto mengutamakan swasembada pangan yang sesuai dengan UUD 1945 pasart 33 tentang ekonomi masyarakat dan kekayaan alam.

Dijelaskan Prabowo ini adalah masalah inti dalam berbangsa dan bernegara. Karenanya, jika terpilih nanti, swasembada pangan, energi dan air akan diutamakan dan diperuntukkan untuk masyarakat hingga terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Ini untuk survive-nya suatu bangsa,” kata Prabowo dalam acara Debat Pilpres 2019, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2/2019).

Prabowo mengutip data PBB, ada tiga masalah utama, yang juga jadi tolok keberhasilan suatu bangsa. Yaitu, dalam pemenuhan pangan, energi dan air bagi warganya.

“Kami akan menjamin pangan tersedia dalam harga terjangkau dan kami akan menjamin bahwa petani dan nelayan mendapat imbalan yang memadai,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengusulkan untuk menurunkan harga listrik, makanan pokok dan pupuk untuk petani.

“Ini komitmen kami agar Indonesia bisa berdiri di kaki sendiri,” katanya.

Selain itu, Prabowo berjanji untuk menjaga pundi-pundi keuangan negara dan memastikannya tidak disimpan di luar negeri.

Sedangkan capres 01 Joko Widodo mengatakan, langkah yang akan dia lakukan adalah menggenjot infrastruktur. Tujuannya adalah membangun konektivitas antarpulau. Dengan begitu, mobilitas akan lebih cepat terjadi.

“Daya saing kita, tanpa membangun ini, lupakan!” kata dia di Hotel Sultan.

Dia menambahkan, bukan hanya infrastruktur, tapi juga pembangunan digitalisasi.

“Inilah pentingnnya selain pembanguanan SDM yang ke depan akan kita lakukan sebsar-sebesarnya,” tutur dia.

Dikatakan Jokowi pembangunan infrastruktur sudah direncanakan sejak lama dan dengan perencanaan yang matang.

Jokowi bilang, infrastruktur yang dibangun saat ini tidak langsung memberikan manfaat, tapi akan tumbuh secara bertahap.

“Di negara lain yang saya pelajari itu butuh puluhan tahun. Jadi jika sekarang belum ramai, itu kan baru empat bulan,” kata Jokowi. (Maliki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *