Dandim Jombang Sambut Menhan Di Pondok Pesantren Tebuireng

oleh -125 views

JOMBANG,channel-indonesia.com– Sebagai anak bangsa, apakah kalian rela jika ada sekelompok orang yang tidak mengerti yang ingin menghancurkan kedamaian dan ketentraman yang kita miliki? Mereka juga ingin mengubah Pancasila dan menjadikan Indonesia menjadi bangsa tanpa keragaman atau negeri untuk satu golongan saja.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu saat memberi ceramah tentang Bela Negara kepada ratusan santri dan santriwati di Aula Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Diingatkan Menhan, sebagai umat Islam yang Rahmatan Lil Alamin, semua harus bangga menjadi Bangsa Indonesia. Semua patut dilakukan karena bangsa Indonesia adalah bangsa dan negara yang sangat besar. Karena itu, sudah menjadi kewajiban bagi para umat Islam untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara.

“Para ulama dan santri semua yang hadir disini lahir dari keturunan para pejuang dan patriot-patriot bangsa Indonesia. Saudara semua juga adalah pewaris utama kemurnian nilai-nilai Pancasila,” ucap Menhan Ryamizard Ryacudu .

Karena itu, semua harus menyadari bahwa marwah dan amanah yang mulia sebagai generasi penerus berkewajiban melanjutkan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945. Yakni, mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur terutama untuk kemaslahatan dan kesejahteraan umat berdasarkan Pancasila.

Di hadapan para santri dan ulama Ponpes Tebuireng, Menhan juga menjelaskan tentang ancaman-ancaman yang dapat mengganggu keutuhan bangsa Indonesia, di antaranya adalah ancaman nyata dan acaman belum nyata (berbentuk fisik). Perlu diwapadai ancaman non-fisik yaitu ancaman terhadap “mindset” bangsa Indonesia yang berupaya untuk mengubah Ideologi negara Pancasila atau yang Populer dengan istilah perang modern atau proxy war.
Dalam kunjungan kerjanya itu, Menhan Ryamizard bersama rombongan menyempatkan diri berziarah ke makam Presiden Ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang berada di dalam kompleks Pondok Pesantren Tebuireng.

Menhan Ryamizard langsung disambut  Dandim 0814 Jombang Letkol Arm Beni Sutrisno, Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid Pengasuh Pesantren Tebuireng, Salahudin Kabag Humas Pemkab Jombang, Agus Susilo Sugito Kepala satpol PP Jombang, Muspika Kec. Diwek, Para Pengurus PP. Tebuireng, Perwakilan Mahasiswa UNHASY, Perwakilan santriawan. santriawati Pondok Pesantren Tebuireng. (Penrem 082/munir).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *