oleh

Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Kurir Sabu

JAKARTA,channel-indonesia.com- Pada hari Jumat (10/8) sore, hasil ungkap Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok sebagai berikut. Pada pukul 21.26 Wib, Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kawasan Industri Jl Muara Kamal 2, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Barang Bukti (BB) satu paket plastik bening berisi kristal putih diduga sabu seberat 10,56 Gram brutto, satu unit HP (Berisi Pesan Transaksi Sabu). Tersangka Rendi (Laki-Laki 28 Tahun), Daftar Pencarian Orang (DPO) salah satu berinisial Geo dan Bibir.

Pada hari Jumat (10/8) kemarin,Tim Satuan Narkoba dipimpin Kasat Narkoba AKP Alrasyidin Fajri, SH, S.Ik, M.Si dan IPDA Leo Lyciano, SH mendapatkan informasi dari seseorang yang tidak berkenan disebut namanya. Bahwa ada seorang Bandar Sabu bernama Geo yang berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan Salemba sering mengirim Sabu ke wilayah Kawasan Industri Kamal Muara.

Berdasarkan info tersrbut, salah satu Anggota Unit Satu Bripda Sentana melakukan Undercover Buy, setelah ditentukan tempat transaksinya, Tim bergerak menuju lokasi Stasiun Rawa Buaya di bawah pimpinan Kanit Satu Satuan Narkoba Respel Ipda Leo Lyciano, SH. Sesampainya di Stasiun, Anggota Tim Bripda Sentana bertransaksi dengan Anggota kurir bernama Rendi yang datang naik motor bersama temannya, yaitu Subhan.

“Setelah transaksi dilakukan, Tim menangkap kedua orang tersebut, kemudian Tim membawa keduanya menuju lokasi tongkrongan Bandar Sabu yang bernama Bibir. Di Kawasan Industri, Jl Kamal Muara 2. Namun Bubir tidak ada di lokasi, dan saat itu Rendi mengakui membawa sabu yang disimpan di bagasi motor dalam bungkus rokok Magnum Mild Biru,” kata Kasat Narkoba AKP Alrasyidin Fajri, SH, S.Ik, M.Si d,

Sabtu (11/8), di Jakarta.Sementara itu, Rendi mengakui bahwa mereka telah mendapatkan sabu dari seorang Bandar di Rawa Bokor, Kalideres, Cengkareng bernama Bibir. Kemudian kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pel Tg Priok guna penyidikan lebih lanjut.

“Saksi penangkapan, yaitu Aipda Asep Gunawan, Bripka Sanda Baskara SE, Bripka Jammaludin SH, Brigadir L. Sinambela, dan Bripda Ilham Sentana. Persangkaan, yaitu Pasal 114 (2) jo 112 (2) UURI No.35 thn 2009 ttg Narkotika,” ujar Alrasyidin. (dks)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *