oleh

150 Tentara Bontang Turap Sungai Api-Api

BONTANG,channel-indonesia.com– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 tahun 2018 di Bontang resmi dibuka Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni di kawasan Taman Wisata Bontang Mangrove Park (BMP) Salebba, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (10/7/2018)

TMMD ke-102 dilaksanakan selama sebulan mulai 10 Juli sampai dengan 8 Agustus 2018. Tujuannya, adalah membantu Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang bersifat fisik maupun non fisik. Selain itu juga bertujuan untuk memantapkan Kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan TMMD ini terdiri dari dua kegiatan, yaitu fisik dan non fisik. Untuk kegiatan fisik, menyasar penurapan Sungai Bontang yang berlokasi di Kelurahan Api-Api, pembangunan turap di lokasi Masjid Nurul Jariyah Loktuan, serta pemasangan paving block di Gereja Kemah Injil Indonesia Haleluya (KIIH) di Kelurahan Telihan.

Adapun kegiatan non fisik, terdiri dari sosialisasi wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara, sosialisasi kerukunan hidup beragama, sosialisasi bahaya laten komunis (balatkom) dan radikalisme, penyuluhan program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, serta bahaya bencana dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dandim 0908/Bontang Letkol Arh Gunawan Wibisono, menyampaikan dalam pelaksanaan TMMD 102 kali ini juga akan dilaksanakan pengerjaan peningkatan infrastruktur di dua tempat ibadah.

“Pertama program pemasangan paving blok untuk Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) di Jalan Bukit Pasir Kelurahan Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

Kemudian, pembangunan turab di Masjid Nurul Jariah yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, Kilometer 1 Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara,” ungkapnya.

Dalam pengerjaan pemasangan paving blok seluas 645 M2 di gereja GKII, merupakan pengerjaan lahan parkir jamaah. Sehingga nantinya jamaah yang ingin beribadah tidak perlu khawatir tanah becek lagi saat kondisi hujan.

Sementara pembangunan turap sepanjang 20 Meter dengan tinggi 3,5 Meter, lebar bawah 140 Cm dan lebar atas 40 Cm di Masjid Nurul Jariah Loktuan, merupakan upaya penyelamatan sebab area Masjid tersebut tergolong rawan longsor.

Disampaikan Dandim juga, sama dengan pengerjaan pembangunan turab di Sungai Bontang, rencananya realisasi program ini juga akan dimulai pada 10 Juli hingga 8 Agustus 2018 mendatang. Ketiga titik tersebut merupakan usulan pembangunan dari masyarakat kepada Kodim 0908/BTG.(Am)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait