oleh

Pushidrosal Akan Lakukan Survei dan Pemetaan Perairan Danau Toba

SUMATERA.channel-indonesia.com– Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) akan segera melakukan Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) Hidro-oseanografi di Danau Toba. Minggu (1/7).

Opssurta ini akan dilakukan mengingat banyaknya kejadian kecelakaan kapal saat berlayar di danau tersebut, yang terakhir musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun IV, yang berlayar dari Pelabuhan Simanindo (Samosir) dengan tujuan Tigaras (Simalungun), Senin 18 Juni 2018 lalu, yang banyak menimbulkan korban jiwa.

Operasi survei dan pemetaan ini bertujuan untuk menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi perairan Danau Toba, yang dapat dipergunakan kapal – kapal penyeberangan utamanya kapla ASDP sebagai panduan dalam berlayar dari dan ke Pulau Samosir.

Selain itu, Operasi Survei dan Pemetaan hidro-oseanografi merupakan tugas TNI AL dalam hal ini Pushidrosal dalam mendukung visi pemerintah, mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, sekaligus menggalakkan distinasi daerah wisata di tanah air. Hasil dari survei tersebut akan dibuat peta tematik pariwisata.

Sesuai aturan International Hydrographic Organization (IHO), Danau toba merupakan inland waterways. Hasil opssurta di danau terbesar di Asia tersebut, selain dipergunakan untuk keselamatan dan keamanan pelayaran, juga dapat digunakan sebagai kajian dan pemetaan sumber daya alam yang ada, khususnya bagi pemda setempat.

Selain Danau Toba, Pushidrosal juga akan melakukan survei dan pemetaan di seluruh danau maupun sungai di Indonesia.

Sebelumnya, Pushidrosal telah melakukan opssurta di sungai-sungai besar yang dipergunakan sebagai lalu lintas pelayaran, di antaranya Sungai Mahakam di Kalimantan dan Sungai Musi, Sumatera Selatan dan selesai tahun 2017 kemarin.

Sebagai langkah awal, Tim Tanggap Segera Pushidrosal yang saat ini masih melaksanakan operasi SAR KM Sinar Bangun di danau Toba, selain melaksanakan tugas SAR, sekaligus telah mengumpulkan data-data batimetri di danau tersebut sebagai data awal pemetaan di perairan danau Toba.(Am)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait