JAKARTA, Channel-Indonesia.com – Guna meminimalisir tindak kejahatan jalanan di malam hari di bulan Ramdhan kali ini Polres Metro Jakarta Barat dan jajaran melaksanakan gelar apel Cipta Kondisi di Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Minggu dini hari (10/06/18).

Apel Ops Cipta Kondisi ini terdiri dari beberapa unsur terkait baik dari Kepolisian, TNI, dan Satpol PP dimana dalam pasukan gabungan ini melibatkan hampir 150 kekuatan personil dikerahkan.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, S.Ik, MH melalui Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat AKBP Priyo Utomo Teguh Santoso menerangkan, kegiatan Operasi Cipta Kondisi ini dilaksanakan rutin setiap harinya di malam Ramadhan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondisif.

Dimana lewat Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) ini kami mengantisipasi maraknya peserta SOTR yang sering menyalah gunakan dengan perbuatan kriminal dimana kita bisa menyaksikan adanya korban di sejumlah tempat dari sebuah aksi tawuran para peserta SOTR tersebut dan adanya korban baik luka-luka sampai korban meninggal, ujarnya,

Priyo mengatakan, operasi tersebut lebih mengintensifkan kepada pengawasan terhadap barang berbahaya dan Sajam yang dikhawatirkan dapat menjadi alat melakukan tindakan kriminal. Dirinya pun akan terus meningkatkan pengawasan terhadap pengendara Sahur on The Road (SORT).

Dimana dalam operasi cipta kondisi yang digelar hari ini kami berhasil menjaring 4 pemuda dari peserta SOTR, dari ke 4 (empat) pemuda itu kami mengamankan barang barang berbahaya diantaranya senjata tajam berupa Parang, Golok, Pistol mainan, Gir motor, Petasan, Samurai, dan satu plastik miras merk Rajawali di sekitar Kota Tua Taman Sari Jakarta Barat.

Sementara Kapolsek Taman Sari AKBP Ruly Indra saat dikonfirmasi menjelaskan, dari ke 4 (empat) pemuda yang diamankan kami masih melakukan pemeriksaan intensif di Mapolsekta Taman Sari kami masih mendalami adanya temuan barang berbahaya dari para peserta Sahur on The Road (SORT) tersebut. (AS)

LEAVE A REPLY