MADIUN, Channel-Indonesia.com – Kita tahu bahwa banyak musibah yang sering terjadi pada musim hujan, baik yang disebabkan oleh faktor alam seperti bencana alam ataupun dari faktor individu yaitu jatuh sakit akibat lingkungan yang tidak bersih terawat.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi musibah maka kita harus melakukan tindakan preventif yaitu dengan menjaga kondisi tubuh kita dan keluarga sebaik mungkin agar tidak terkena penyakit, atau dengan membersihkan lingkungan sekitar kita dari genangan air agar tidak terjadi wabah penyakit, juga membersihkan selokan yang tidak lancar akibat penumpukan sampah dan pendangkalan dasar selokan dengan tujuan selain menghindari perkembang-biakan nyamuk, juga menghindari bencana banjir akibat selokan yang tidak berfungsi dengan baik.

Dalam mengantisipasi bahaya tersebut, Babinsa Desa Bibrik Sertu Budi Haryanto Koramil 04 Jiwan Kodim 0803/Madiun melaksanakan giat karya bakti (karbak) dengan Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun (Kasun) 1, Ketua RT/RW dan warga masyarakat membersihkan rumput di kanan kiri jalan poros desa dan membersihkan parit/selokan yang masih tersumbat dan akan di pasang gorong-gorong untuk memperlancar aliran air di lingkungan pemukiman ketika nanti datang musim hujan agar tidak terjadi luapan air dan menjaga kebersihan lingkungan untuk wilayah Desa Bibrik, Sabtu (14/04/18)

Tujuan di selenggarakannya Karya Bhakti ini, yaitu untuk mewujudkan kondisi lingkungan yang Hijau, Bersih dan Sehat serta mengingat ketika musim penghujan tiba di kawatirkan terjadi banjir, Kegiatan Karya Bhakti adalah wujud nyata kemanunggalan TNI-rakyat, demikian seperti yang disampaikan oleh Sertu Budi Haryanto di sela-sela kegiatan karbak.

Sertu Budi Haryanto menambahkan, “selain mengantisipasi bencana banjir kegiatan ini juga untuk membasmi bibit-bibit penyakit yang bersarang di tempat-tempat yang Kotor, karena ketika sebuah desa itu bersih, hijau masyarakat pun akan nyaman ketika beraktifitas”.

Danramil 04 Jiwan Kodim 0803/Madiun Kapten Inf Muhayat di kesempatan berbeda mengatakan,“Menjadi seorang Babinsa harus berada di tengah-tengah masyarakat serta harus mampu berbaur dengan masyarakat desa binaannya sehingga diharapkan dapat memecahkah permasalahan masyarakat yang sedang dihadapi, Selain itu Babinsa merupakan Garda terdepan Satuan Kewilayahan yang langsung berhubungan dengan Masyarakat,”

“Kegiatan ini merupakan kegiatan Gotong Royong Babinsa dengan Masyarakat di desa Binaanya, Sehingga menumbukan kebersamaan, persatuan dan kesatuan di antara kita serta merupakan Budaya Bangsa Indonesia dalam rangka memelihara kebersihan lingkungan sekitar,” pungkas Danramil. (AS)

LEAVE A REPLY