Rektor Universitas Nahdiatul Ulama Surabaya (Unusa), Achmad Jazidie dan Gubernur Jatim, Soekarwo

Surabaya, channel-indonesia.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Jumat (23/3) siang, menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Pemprov Jatim. Penandatanganan MoU ini menandai kerja sama pemanfaatan dan pendayagunaan sumber daya manusia kedua belah pihak sekaligus dalam rangka peningkatan sumberdaya manusia di Iingkungan Pemprov Jatim.

Selain Gubernur, hadir dalam penandatanganan itu beberapa kepala dinas yang terkait dengan implementasi MoU. Dari Unusa selain rektor hadir untuk menyaksikan penandatanganan itu, Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), Mohammad Nuh.

Dalam sambutannnya, Gubernur Jatim, Soekarwo, mengatakan sinergi antara pemerintah provinsi dan perguruan tinggi dapat meningkatkan pembangunan di daerahnya. “Sinergi kedua belah pihak akan meningkatkan pembangunan di wiiayah Jawa Timur khususnya tenaga sumber daya manusia di berbagai bidang,” ungkap Soekarwo.

Untuk itu, lanjut Gubernur, pihaknya menjalin kerja sama dengan berbagai universitas atau perguruan tinggi. Salah satunya adalah Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Rektor Universitas Nahdiatul Ulama Surabaya (Unusa), Achmad Jazidie, mengatakan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menumbuhkan kolaborasi saling menguntungkan antara dua belah pihak. ‘Kalangan kampus akan dapat menggunakan sumber daya yang ada di Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari peningkatan kapasitas keilmuannya. Dengan kegiatan dalam koridor Tri Dharma perguruan tinggi, Provinsi Jawa Timur akan mendapat sokongan dari sisi akademik dalam pengembangan provinsinya,” kata Jazidie.

Jazidie menjelaskan bentuk kerja sama yang akan disasar antara lain kebutuhan dan kolaborasi sumber daya yang ada di setiap dinas di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Jatim, Dinas Pendidikan Jatim. Dinas Ketenagakerjaan Jatim, Dinas Koperasi Jatim, Dinas Perindustrian Jatim, dan Dinas Sosial Jatim.

“Selain itu, peneiitian dan pengabdian kepada masyarakat akan terstruktur sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Provinsi Jawa Timur. Harapannya ada sinkronisasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yarsis, Mohammad Nuh, menjelaskan untuk sampai ke tingkat penandatanganan MoU ada beberapa tahap yang telah dilalui antara Unusa dengan Pemprov Jatim. Sebagaimana umumnya berlaku, bahwa sebuah kerja sama akan berjalan baik dan bisa terlaksana, manakala ada saling pengertian, saling memahami, dan saling menguntungkan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya akan meningkatkan hubungan baik antara Unusa dengan Pemprov Jatim, tapi juga dapat mendatangkan keuntungan bersama terutama dalam hal kontribusi Unusa pada pembangunan Jawa Timur,” katanya. (Ad)

LEAVE A REPLY