oleh

Kaukus Muda Indonesia Gelar Diskusi Publik Membangun Generasi Milenial Tanpa Narkoba

JAKARTA,channel-indonesia.com– Kaukus Muda Indonesia bekerjasama dengan Bank BRI dan Bank Mandiri mengadakan acara diskusi publik dengan Tema :” Membangun Generasi Milenial Tanpa Narkoba “, Selasa(20/2/2018) di Gedung JMC(Dewan Pers) Jl. Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Dalam acara diskusi publik yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan pemuda, analis pemberdayaan masyarakat BNN, Ediani Rahardjanti yang hadir sebagai salah satu narasumber mewakili Brigjen Pol. Sufyan Syarif, Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Dayamas BNN menyatakan bahwa BNN ada program yang menyasar untuk generasi muda khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Disamping upaya pencegahan, kita juga membekali pemuda dan pelajar dengan kemampuan untuk mencegah bahaya narkoba, supaya mereka mengetahui secara dini dampak-dampak buruk dari penggunaan narkoba,” ungkapnya.

BNN juga melakukan pemberdayaan di masyarakat mencakup seluruh lingkungan baik instansi pemerintah maupun swasta dan juga di kalangan pendidikan seperti pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Prof. Dr. Faisal Abdullah diwakili oleh Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Drs. Mulyadi Adnan menjelaskan bahwa semua kalangan sepakat bahwa narkoba merusak generasi muda.

” Tantangan pembangunan pemuda adalah bahaya narkoba. Ada lagi tantangan pembangunan pemuda yang harus kita antisipasi adalah bahaya HIV AIDS, bahaya paham radikalisme yang bermuara pada terorisme, ini melibatkan pemuda kita,” ungkapnya.

Menurutnya, Kemenpora telah mencanangkan program kader pemuda anti narkoba yang sudah dimulai pada tahun 2016 sebanyak 37,5 ribu pemuda menjadi kader pemuda anti narkoba di 1500 desa di Indonesia. Dan di tahun 2017, 30 ribu pemuda kita bentuk menjadi kader pemuda anti narkoba yang tersebar di 1200 desa. Di tahun 2018, Kemenpora akan bentuk 12 ribu 600 pemuda anti narkoba yang merupakan bagian dari peran Kemenpora yang tanggap terhadap bahaya narkoba di generasi milenial yang akan datang.

Sementara itu, AKBP. Aris Timang, Pengawas Penyidikan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya yang hadir mewakili Kombes Pol. Suwondo Nainggolan, Direktur Narkoba Polda Metro Jaya memaparkan bahwa pemuda diharapkan menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba.

” Karena tanpa pemuda maka kami polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami harus dibantu. Karena dalam memberantas narkoba bukan hanya tanggung jawab polisi saja tetapi juga tanggung jawab kita semua termasuk di dalamnya generasi muda,” harapnya.

Menurutnya, generasi muda inilah yang paling kita harapkan untuk menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. Dan juga ikut ambil bagian dalam memberikan informasi. Karena masalah narkoba sudah sangat memperihatinkan bahwa kejahatan narkoba bersifat multi dimensi dan meracuni banyak anak muda sebagai generasi penerus bangsa yang akan berakibat hilangnya generasi muda. (Mistqola)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait