Channel-Indonesia.com- Laskar Wong Kito akhirnya berhasil mendapatkan tiga poin penuh setelah kalahkan PSM Makssar skor 3-0 lanjutan Piala Presiden 2018

Tiga gol itu dipersembahkan Adam Alis menit 7, Makan Konate menit 89 dan Dzhalilov menit 90+4. Atas kekalahan itu Juku Eja terpaksa harus pulang kembali ke Makssar terpental dari laga. Lantaran PSM Makassar sudah dua kali mengalami kekalahan.

Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan mengatakan, cukup senang dengan hasil kemenangannya tersebut. Lantaran di laga pertama Laskar Wong Kito kalah dari Persib Bandung skor 1-0.

“Alhamdulilah kita menang hari ini, meskipun seharusnya kita bisa tampil lebih baik lagi,”kata RD.

RD bukan tidak senang dengan kemenangannya. Tapi dia menyoroti anak asuhnya tidak bermain sesuai skema. “Kita bisa cetak gol di menit awal. Tapi selanjutnya anak anak bermain terburuh-buruh. Tidak seperti yang diharapkan. Jadi hal yang lebih mudah menjadi sulit,”ucapnya.

Terakhir RD berharap anak asuhnya bisa bermain lebih taktis dengan tidak mengikuti emosi. Baginya bermain tenang dan mengikuti skema adalah roh sebuah kekompakan tim.
Pada babak pertama, Sriwijaya FC langsung berinisiatif menyerang. Adam Alis membuka keran gol Sriwijaya FC pada menit ketujuh.

Umpan mendatar Dzhalilov berhasil dimaksimalkan lewat tendangan mendatar kaki kanan Adam Alis. 1-0 Sriwijaya FC memimpin.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Sriwijaya FC.
Pada awal babak kedua, Manuchekhr Dzhalilov langsung mengancam, menyambut umpan sepak pojok Syahrian Abimanyu. Sundulannya masih tipis di samping kanan gawang PSM.
Pada menit ke-51, Dzhalilov kembali menusuk lewat sisi kiri penyerangan SFC. Tembakan mendatarnya masih melebar di sisi kanan gawang Syaiful.

Tendangan bebas Esteban Vizcarra pada menit ke-57 masih bisa ditepis oleh Syaiful.
Dua menit berselang, Dzhalilov mendapatkan kesempatan emas, tetapi tendangannya masih mudah dibaca Syaiful.

Pada menit ke-67, PSM akhirnya menyerang lewat serangan balik cepat. Tendangan keras mendatar Arsyad Yusgiantoro dari luar kotak penalti masih melebar.
Skor 1-0 masih bertahan hingga water break babak kedua.

Pada menit ke-86, Sriwijaya FC mendapatkan hadiah tendangan penalti setelah Manuchekhr Dzalilov dijatuhkan di kotak terlarang.

Makan Konate yang menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugas dengan kaki kanannya ke sisi tengah gawang Syaiful. Sriwijaya FC unggul 2-0.

Pada menit ke-93, Dhzalilov berhasil mencetak debutnya di Sriwijaya FC setelah mencetak gol penutup pada pertandingan ini.

Umpan sepak pojok dari Alvin Tuasalamony mampu disambut dengan sontekan kaki kanan Dzhalilov.

Dengan hasil ini, Sriwijaya FC merangkak naik ke puncak klasemen Grup A dengan tiga poin, unggul selisih gol dari PSMS Medan dan Persib yang baru akan bertanding nanti malam.
Sriwijaya FC: Teja Paku Alam (GK); Mahamadou Ndiaye, Bio Paulin, Alvin Tuasalamony, Adam Alis, Ichsan Kurniawan, Novan Setya Sasongko, Makan Konate, Syahrian Abimanyu, Esteban Vizcarra, Manuchekhr Dzhalilov.

Cadangan: M Sandi, Nur Iskandar, Saepulloh M, Marco Sandi, Rachmad Hidayat, Patrich Wanggai, Yogi Rahardian.

PSM Makassar: Syaiful (GK); Irfan Jamil, Hendra Wijaya, Hasim Kipuw, Ahmad Uco, Rasyid Bakri (C), Reva Adi Utama, Arsyad Yusgiantoro, M Rizky Eka, Heri Susanto, Aji Kurniawan.

Cadangan: Hilmansyah, Hersya Scifo, M Fauzan, Ayub Fredi
editor : lintang

LEAVE A REPLY