Wakil Ketua I DPR Papua Edoardus Kaise

JAYAPURA,Channel-Indonesia.com – Wakil Ketua I DPR Papua Edoardus Kaise kecewa dengan sikap pemerintah provinsi yang lambat dalam menangani Kejadian Luar Biasa(KLB) di Kabupaten Asmat

Menurutnya untuk ketersedian obat dan vaksin serta para tenaga medis sudah mencukupi di Jayapura, hanya keterlambatan penyaluran ke Asmat saja.

“Misalnya saja obat dan vaksin sudah ada di Jayapura untuk penyaluran sampai Asmat atau pada titik titik yang terkena campak dan polio terlambat sekali,” jelas Edoardus, Rabu (17/1/2017).

Untuk itu Edo menegaskan kepada Pemprov dalam hal ini Gubernur Papua dan kepala Dinas Kesehatan Provinsi untuk cepat dan serius dalam bertindak atas masalah Asmat.

“Saya sebagai wakil ketua I DPRP, saya mau tegaskan kepada gubernur dan kepala dinas kesehatan provinsi untuk segera mengambil langkah langkah atas kasus gizi buruk dan campak di asmat,” tegasnya.
.
Edoardus menambahkan kalau dicermati masalah KLB ini adalah keterlambatan pemberian vaksin dan imunisasi dari petugas kesehatan setempat ,sehingga dampak yang yang ditimbulkan baru sekarang terlihat dengan banyaknya anak meninggal dunia.

“Sebenarnya campak ini muncul dikarenakan keterlambatan tenaga medis yang masuk di dalam distrik pulau tiga asmat, kalau kita sejak dulu memberikan imunisasi maka sistem kekebalan tubuh tidak akan berkurang dan menurun yang berujung pada kematian,”tandasnya.

Edo meminta agar Gubernur Papua dan Dinas Kesehatan Provinsi jangan menganggap remeh masalah ini, namun Edo juga meminta agar masalah KLB Asmat jangan dikaitkan dengan politik yang kini sedang memanas untuk Pilgub Papua .

“Inikan lagi dalam moment Pilkada jangan sampai hal ini menjadi ajang untuk menjatuhkan kandidat satu dengann lainnya untuk kepentingan politik karena ini murni karena masalah kemanusiaan,” pungkasnya (res)

LEAVE A REPLY