Letda Aji berdiskusi dengan warga sebelum lakukan pembangunan jembatan gantung. (Ist)

ASMAT, Channel-Indonesia.com – Koordinator pembangunan jembatan gantung di Kabupaten Asmat, Letda Inf Aji Satrio Utomo menjelaskan saat ini dirinya bersama tim yang terdiri dari TNI dan masyarakat telah selesai melakukan kegiatan pembuatan galian pondasi angkur (penahan) sedalam 2,5 m sekaligus pengecoran di kedua kampung yakni Distrik Fayit dan Kp Yawas – Waras.

pembuatan dan pengecoran lobang pondasi oleh warga. (Ist)

Nantinya jembatan gantung yang terletak di Distrik Fayit Kabupaten Asmat ini nantinya akan menghubungkan ke Kampung Yawas-Waras sejauh 50 meter.

Usai pengeringan yang memakan waktu 21 hari ini, pembangunan kerangka jembatan nantinya akan dilanjutkan kembali pada bulan Maret dengan mendatangkan teknisi satu orang dari negara Swiss.

Letda Aji menceritakan dalam pembangunan jembatan gantung ini timnya sempat mengalami kendala, yaitu alat molen yang ada mengalami kerusakan, tetapi dengan sigab Letda Aji yang juga anggota dari Ekspedisi NKRI 2017 Papua Barat ini langsung mengambil inisiatif menggerakkan tenaga yang ada.

” Molen kami hanya ada satu dan itupun rusak, namun kami atasi dengan pengerahan tenaga manusia swadaya dan pekerjaan kami tawarkan kepada masyarakat untuk ikut lembur,dan alhamdulillah mereka setuju untuk bekerja secara lembur dan bersemangat,” tutur prajurit baret merah ini, saat dikonfirmasi Channel-Indonesia.com, Kamis (18/1/2018).

Letda Aji selalu terjun mendampingi warga bersama buat lubang pondasi. (Ist)

Untuk yang ikut kerja, lanjut Letda Aji, adalah Tim ekspedisi yaitu 2 orang anggota Kopassus Ltd Aji Satrio dan Srd Tri, masyarakat 2 kampung sebanyak 80 orang, beserta staf PU Asmat serta terdapat peran Bupati Asmat juga yang membantu dalam hal ini.

Aji menambahkan kondisi wilayah Kabupaten Asmat, sebagian wilayahnya mempunyai kontur tanah berlumpur dan perairan hilir sungai.

Dibangunnya jembatan gantung di Distrik Fayit sangat diapresiasikan oleh Bupati Asmat Elisa Kambu, didepan para tim pembangunan jembatan gantung dan masyarakat Asmat, Bupati Elisa mengatakan bahwa dirinya sangat berterimakasih atas dibanunngya jembatan penghubung ini.

Pengecoran pondasi selesai berkat kerjasama warga dan tim Kopassus .(Ist)

Jembatan yang dibangun diatas Sungai Fayit yang menghubungkan pusat Distrik Fayit dengan Kampung Waras dan Yawas ini sangat berguna dan bermanfaat bagi warga Asmat dalam melakukan kegiatan sehari hari. Dengan adanya jembatan gantung ini warga akan lebih mudah dan aman dalam beraktivitas, karena selama ini masyarakat selalu menggunakan kole kole untuk menyebrang ke kampung tetangga.

” Jembatan yg akan di bangun memudahkan masyarakat untuk ke pusat pemerintahan dan sarana kesehatan, selama ini harus menggunakan perahu untuk menyebrang,” papar Bupati Asmat beberapa waktu lalu.

Bupati Elisa juga berjanji pihaknya akan terjun langsung dan mengajak masyarakat untuk membangun jembatan.

Selain itu, Bupati Asmat meminta kepada pemerintah untuk membangun kembali jembatan gantung di 3 tempat di Kabupaten Asmat, yaitu di pantai kasuari, Sarwa dan Ema. (AM)

LEAVE A REPLY