oleh

Aksi Mahasiswa Tuntut Turunkan Yasonna

JAKARTA, Channel-Indonesia.com – Ratusan mahasiswa dan aktivis yang tergabung di dalam Koalisi Aksi Mahasiswa Dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih(KOMPAS) melakukan gebrakan lewat aksi unjuk rasa di depan Istana Negara Jakarta, Jum’at (12/1/2018).

Dalam aksinya, Koalisi Aksi Mahasiswa Dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih menuntut kepada Presiden Jokowi untuk segera mencopot Yasona Laoly, dari jabatannya selaku Menteri Hukum dan HAM, karena diduga ikut menerima uang hasil korupsi project E-KTP sebesar 84 ribu USD.

Sehubungan dengan kontestasi Pilkada maka Ibu Kofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial pastinya akan direshuflle begitu juga Airlangga Hartarto yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Momentum pergantian ini sangat cocok bila diikuti dengan pergantian personalia kabinet yang tidak perform kinerjanya, terlebih yang tersangkut perkara hukum.

Hari Rabu(10/12/2017) Yasona Laoly /Menteri hukum dan Ham pertama kali diperiksa oleh KPK dalam mega korupsi E-KTP.

Mega korupsi E-KTP ini berjumlah Rp.2.3 triliun dan sudah menjerat banyak tokoh. Diantaranya Yasona Laoly juga sudah disebut dalam dakwaan terdakwa Irman dan Sugiharto (keduanya pejabat Kemendagri) menerima 84 ribu usd (dalam sidang tanggal 22 juni 2017).

Sebuah nilai yang jumbo dalam perkara korupsi sesuai UU Tipikor /2002 besar kecil jumlah tetap korupsi.

Saat ditemui di lokasi aksi unjuk rasa di depan Istana Negara Jakarta, Jum’at(12/1/2018) Yonfi Saputra, Presidium KOMPAS(Koalisi Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih) menyatakan bahwa Koalisi Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih, indikasi Yasona Laoly terlibat mega korupsi EKTP sangat besar.Tentu ini jadi beban Presiden Jokowi yang ingin Nawa cita dan Good Governance ditegakkan.

Aksi unjuk rasa ini dilaksanakan dengan Tema :” Reshuflle Yasona Laoly dari Kabinet, Bersihkan kabinet dari koruptor”.

Aksi unjuk rasa dengan ratusan pendemo ini akan diramaikan dengan berbagai aksi diantaranya aksi Teaterikal, Orasi dan Spanduk. (Mistqola)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait