oleh

Koalisi Mahasiswa KOMPAS, Gelar Demo di Depan Istana Negara, Besok

JAKARTA, Channel-Indonesia.com – Presidium KOMPAS(Koalisi Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih) Yonfi Saputra menyatakan bahwa dari Koalisi Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih, indikasi Yasona Laoly terlibat mega korupsi EKTP sangat besar, hal ini tentu jadi beban Presiden Jokowi yang ingin Nawa cita dan Good Governance ditegakkan.

Hal tersebut dijelaskan Yonfi dalam keterangan persnya, di Jakarta kamis (11/1/2018).

Untuk itulah KOMPAS (Koalisi Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Pemerintahan Bersih) akan melakukan aksi unjuk rasa pada Jumat (12/1/2018), pukul 11.00 WIB sampai dengan selesai, di Istana Merdeka Jl. Merdeka Utara Jakarta Pusat.

Aksi unjuk rasa ini dilaksanakan dengan Tema :” Reshuflle Yasona Laoly dari Kabinet, Bersihkan kabinet dari koruptor”. Aksi unjuk rasa dengan ratusan pendemo ini akan diramaikan dengan berbagai aksi diantaranya aksi Teaterikal, Orasi dan Spanduk.

Dikatakan Yonfi, mega korupsi E-KTP ini berjumlah Rp.2.3 triliun dan sudah menjerat banyak tokoh diantaranya Yasona Laoly yang juga sudah disebut dalam dakwaan terdakwa Irman dan Sugiharto (keduanya pejabat Kemendagri). (Mistqola)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait