Budi Karya saat diwawancarai. (Channel-Indonesia/Luska)

JAKARTA, Channel-Indonesia.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan pemerintah sast ini tengah memfokuskan untuk pembangunan insfrastruktur di wilayah Timur Indonesia, terutama dibidang transportasi.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menyadari bahwa kesulitan yang selama ini dirasakan oleh warga Timur Indonesia khususnya Provinsi Papua adalah masalah transportasi yang kurang memadai.

“Dalam nawacita pembangunan infrastruktur untuk wilayah bagian timur ini memang sudah menjadi fokus utama, karena kita memang sedang memperkuat wilayah pinggiran,” jelas Budi Karya saat ditemui dalam Dialog Nasional di UNS, Solo, Rabu (8/11/2017). .

Dikatakan Budi Karya, Kementerian Perhubungan secara sistematis memprogram tol laut, dimana pemerintah menyediakan sejumlah fasilitas kapal yang mengangkut logistik dari satu tempat ke tempat yang lain di Indonesia bagian timur, maka lalulintas kapal yang mengangkut logistik itu bisa terpenuhi.

Sehingga, lanjut Budi Karya, akan terjadinya suplai barang barang dari barat ke Timur dan dari timur ke barat, dan hal ini dapat membangun perekonomian di Indonesia bagian timur.

Ditambahkan Kemenhub, pihaknya juga tengah membangun puluhan landasan kapal perintis, dengan 293 trayek. Dimana dalam pembangunan landasan kecil ini selain membangun baru juga akan menghidupkan kembali landasan kecil yang telah ada sejak jaman dulu, seperti landasan peninggalan dan ini sebagian ada di Wilayah Mappi.

” Bandara dengan landasan kecil ini diperuntukkan bagi saudara kita yang berada di puncak Papua dan yang berada di wilayah yang sulit dijangkau melalui darat, dan ini telah dikerjakan,” imbuh Budi Karya.

Ditambahkan Budi, bandara bandara yang akan dibangun bukan saja bandara besar tetapi bandara di papua di puncak seperti Ilaga, dan Mappi, ada 50 lebih bandara kecil.

Menurut Budi, pemerintah juga membangun puluhan pelabuhan pelabuhan yang akan dipakai untuk arus perekonomian. Pembangunan pelabuhan ini juga sampai ke pelosok Papua dan ini diperuntukkan bagi wilayah atau distrik yang matoritas sungai atau rawa.

Di Papua, juga akan dibangun moda perkotaan bagi wilayah yang bisa dilalui jalur darat.

Dengan dibangunnya sara transportasi ini diharapkan Papua akan menjadi provinsi yang lebih maju mengingat potensi alamnya yang kaya.

Sebelumnya Bupati Mappi Kristosimus Yohanes Agawemu sempat mengatakan pembangunan di Wilayah Mappi, Papua Selatan tersandung oleh dua permasalanan, yaitu Kurangnya sarana transportasi sehingga belum bisa menarik perhatian dan yang kedua adalah akibat kurangnya sarana transportasi mengakibatkan proses promosi mengalami hambatan.

Kristosimus mengatakan dengan adanya Tim Kkspedisi NKRI 2017 ini diharapkan dapat membantu Pemda Mappi untuk mempublikasikan adanya potensi wilayah Mappi, sehingga nantinya bisa berguna untuk kebutuhan masyarakat di Mappi dan bisa diterima secara nasional.

Bupati Mappi menjelaskan dalam membangun Mappi untuk lebih maju, ada empat pembangunan yang menjadi syarat utama hidupnya wilayah Mappi, yaitu pembangunan pelabuhan di wilayah Sumur Aman menjadi pelabuhan nusantara, lalu pelabuhan penyangga pertama untuk Mappi di distrik Nambiyoman Bapai, penyangga kedua di distrik Obaa.

Lalu, lanjut Kristosimus, pada pelabuhan Sumur Aman, pihaknya akan menjadikan lokasi Pelabuhan Sumur Aman ini menjadi pusat pengembangan Wilayah Mappi aktivitas pemda Mappi tepatnya dipusatkan di Simpang Mur.

Sedangkan Kepi yang saat ini menjadi pusat kepemerintahan akan dikembangkan ke dua aspek, yang pertama transportasi udara pesawat besar, dan tahun depan akan mencapai 2,5 Kilo, posisi ini sedang berjalan dan tahun depan diharapkan selesai.

Kemudian untuk pengembangan Wilayah Kepi selain bandara juga sebagai kota pendidikan,

” Kita akan bangun 6 bandara lagi untuk menunjang Mappi. dulunya sudah dibuka oleh misionaris yang datang ke Mappi sehingga kami hanya memanfaatkan apa yang sudah ada untuk pengembangan bandara perintis. usulan untuk pembangunan bandara perintis sudah kami usulkan dan segera akan lakukan pembebasan lahan untuk dimulai tahun depan.” imbuh Kristosimus.

Bandara penunjang ke Mappi adalah Bandara Senggo dan Bandara Idera, dan 6 bandara yang sudah ada dan akan dibangun bandara di distrik Nambioman Bapai, Assue, Haju dan Katea, serta Kotia. (Lk)

LEAVE A REPLY