Sate Maranggi
Sate Maranggi

JAKARTA, Channel-Indonesia.com    Hotel Santika Taman Mini Indonesia Indah yang dikenal memiliki citra rasa khas Indonesia. Kini Hotel Santika TMII suguhkan Sate Maranggi sebagai salah satu menu yang masuk ke dalam list chef recommendation pada bulan November ini. Sate Maranggi sendiri adalah makanan berasal dari Purwakarta. Demikian yang dikatakan Public Relation Hotel Santika TMII Istighfarati HP  biasa disapa Isti di Hotel Santika TMII, Jakarta Timur, Jum’at ( 3/11/17).

“Ceritanya begini nama Sate Maranggi berasal dari nama penjualnya yaitu Mak Anggi yang kala itu mempunyai warung sate domba yang sangat terkenal karena kelezatannya.  Nah, kepopuleran warung sate tersebut membuat banyak masyarakat mengucapkan kata ‘Mak Anggi’ ketika menyantap sate domba yang terasa lezat seperti sate milik Mak Anggi.  Seiring berjalannya waktu, penyebutan ‘Sate Mak Anggi’ berubah menjadi ‘Sate Makanggi’ dan akhirnya dikenal masyarakat dengan sebutan Sate Maranggi,”kata Isti.

 

Isti menjelaskan, , cara pembuatan sate Maranggipun cukup berbeda dengan sate lainnya. Sebelum ditusuk, sate maranggi harus direndam terlebih dahulu dengan aneka rempah-rempah dan diberikan bumbu khusus sebelum dibakar. Sajian populer ini semakin memikat apabila dihidangkan dengan nasi panas dan sambal kecap lengkap dengan irisan cabai rawit dan bawang didalamnya menambah kelezatannya.

“Tidak hanya di pinggiran jalan Kota Purwakarta, saat ini anda juga sudah bisa menemukan sate maranggi di restoran kota-kota besar yang ada di Indonesia, salah satunya di Krakatau Restaurant Hotel Santika TMII Jakarta. Cukup dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp. 75.000,-nett per porsi anda sudah dapat menikmati hidangan ini setiap hari hingga pukul 23.00,”pungkasnya.(Wnk)

 

 

LEAVE A REPLY