YOGYAKARTA,Channel-Indonesia.com– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III 2017 resmi ditutup, Kamis (26/10/2017) pagi. Seluruh sasaran program yang dicanangkan baik fisik maupun nonfisik selesai digarap 100 persen sesuai waktu yang ditentukan selama 30 hari.

“Semua sasaran yang telah diprogramkan selesai 100 persen. Dengan dukungan semua pihak, termasuk Polri, mahasiswa dari UTY dan masyarakat program bisa selesai tepat waaktu,” tegas Komandan Kodim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Rudi Firmansyah usai upacara penutupan TMMD Sengkuyung di Lapangan Bakpia 25, Kamis.(26/10/2017)

Menurut Letkol Rudi, selama 30 hari program TMMD Sengkuyung Tahap III berjalan, telah berhasil menyelesaikan beberapa sasaran fisik. Antara lain, pembangunan talud permanen di pinggir sungai Winongo sepaanjang 32 meter dan tinggi tiga meter.

Kemudian, rehab balai RW, rehab lima unit rumah tidaak layak huni (RTLH) dan pembuatan satu unit MCK sebanyak satu unit.

“Yang paling berat menyelesaikan pembangunan talud karena lokasinya yang agak sulit. Tapi beruntung Polri, masyarakat dan lainnya mendukung penuh sehingga bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung juga menggarap sasaran nonfisik meliputi sosialisasi menangkal fanaitisme agama yang sempit, sosialisasi bela negara, sosialisasi penyakit masyarakat dan narkoba, serta penyuluhan sinergitas membangun kesejahteraan dan keterlindungan masyarakat.

Dandim mengaku sangat bersyukur program TMMD Sengkuyung berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada anggota Polri, khususnya dari Polsek Ngampilan yang secara konsisten ambil bagian dalam pelaksanaan program TMMD.

“Terimakasih untuk Polri, khususnya dari Polsek Ngampilan. Setiap hari ada anggota Polri yang datang membantu pelaksanaan program ini. Saya sangat bersyukur, dan ini yang membuat Yogyakarta makin istimewa karena semua pihak bahu-membahu, bekerjasama membantu pemerintah mengurangi kesulitan warga,” katanya.

Dandim menambahkan, mulai tahun depan prograam TMMD di Kota Yogya akan digelar sebanyak tiga kali.

“Sebenarnya mulai tahun ini, tapi karena tidaak bisa dilakukan perubahan anggaran, sehingga baru bisa dimulai tahun depan dan seterusnya,” pungkasnya.

Dalam upacara penutupan, diserahkan hasil pekerjaan yang diselesaikan dari Dansatgas TMMD kepada Pemkot Yogyakarta yang diterima Sekda Kota Yogya Dra Titik Sulastri.(Am)

LEAVE A REPLY