Wilayah Mindiptana. (Ist)

MINDIPTANA, Channel-Indonesia.com – Komandan Tim Ekspedisi NKRI 2017 Subkorwil-4/Mindiptana Mayor Inf Agung Wahyu Perkasa menilai Wilayah Mindiptana adalah daerah yang kaya dengan sumber alam dan manusianya, namun letaknya terkukung.

” Mindiptana adalah wilayah yang kaya namun letaknya terkukung, karena jalan akses ke Distrik Mindiptana sangat sulit karena tanahnya berlumpur,” jelas Komandan Subkorwil-4 Mayor Agung saat dikonfirmasi melalui pesan singkatnya, Senin (22/10/2017).

Jarak Merauke – Tanah Merah itu 427 km ditempuh selama 1 hari kalau jalan bagus, lanjut Mayor Agung, dan 3 hari bila jalan jelek, tapi, sambungnya lagi, dari Tanah Merah – Mindiptana itu 73 km ditempuh selama 3 – 7 hari karena lumpur.

Hasil data yang diperoleh dari tim ekspedisi, masyarakat Mindiptana +/- 60 % asli orang papua (suku muyu) dan 40% pendatang (makassar, bugis, jawa). Hubungan antara keduanya cukup baik dan saling menghargai.

Tingkat perekonomian masyarakat pendatang mampu secara bertahap menjadi lebih baik dari tahun ke tahun (rata2 pedagang), sedangkan orang asli Papua tidak banyak mengalami perubahan, masih mengandalkan hasil alam dan dukungan pemerintah daerah.

Padahal, imbuh Mayor Agung, tanah di Mindiptana sangatlah subur, karena tanah disana lumpur bercampur tanah merah, sehingga apabila dijadikan sebagai wilayah pertanian dan perkebunan sangat bagus. Hal ini terlihat dari hasil alam yang melimpah dan saat ini telah menjadi pemasukan warga.

Selain hasil alamnya yang melimpah Mindiptana juga menghasilkan ikan air tawar yang besar, sungai yang masih jernih dan sehat serta pakan ikan yang masih alami karena terbuat dari alam, maka menghasilkan kualitas ikan yang bagus dan besar.

Karena inilah, Komandan Tim Ekspedisi NKRI Mindiptana menjulukinya sebagai ‘Mutiara Hitam di Lumpur Mindiptana’.

Mayor Agung memandang ada banyak hal yang bisa digali dan memiliki potensi yang luar biasa dari Mindiptana asal pemerintah memiliki keseriusan untuk membangun. Terutama keseriusan dalam memasarkan hasil panen para warga, dimana saat ini para pekebun dihadang maslah dengan adanya pengepul nakal yang merajalela.

Kekayaan Mindpitana juga terdapat pada warga terutama pada anak anak pelajar, masyarakat terutama pelajar di Mindiptana tidak jarang yang memiliki IQ tinggi atau tingkat kecerdasan yang tinggi, hal tersebut terlihat beberapa kali, pelajar dari Mindiptana selalu memenangi kejuaraan lomba matematika dan beberapa perlombaan yang mengasah kemampuan berpikir.

” Mereka butuh sentuhan dan perhatian terutama masalah pendidikan dan jalan sebagai akses terbukanya perubahan masyarakat menjadi lebih baik, kami berupaya yang terbaik buat NKRI,” pungkasnya.(Lk)

LEAVE A REPLY