Walikota Jaktim saat memasuki area Gerbang Betawi
Walikota Jaktim saat memasuki area Gerbang Betawi

JATINEGARA, Channel-Indonesia.com  Gerbang Betawi yang diinisiasi oleh tokoh Betawi Prof. Sylviana Murni dan dr Ashari serta sejumlah profesional Betawi lainnya yang akan diresmikan pada 28 Oktober 2017. Gerbang Betawi ini berada di Pusat Kebudayaan Betawi (Gedung Eks Makodim), Jalan Raya Bekasi Timur No 76 Jatinegara, Jakarta Timur. Sebelum peresmian Gerbang Betawi tersebut akan diadakan Pagelaran Seni Budaya Betawi bertajuk “Keriaan Betawi Jatinegara 2017”, sejak 25 Oktober hingga 28 Oktober 2017. Saat grand launching Gerbang Betawi direncanakan akan hadir Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Walikota Jakarta Timur Bambang Musawardhana mengatakan, bahwa Kota Administrasi Jakarta Timur memiliki beberapa Destinasi Pariwisata Daerah (DPD) dan Kawasan Strategis Pariwisata, sama halnya seperti Wilayah lain Jakarta Pusat dengan kawasan Monasnya, Jakarta Selatan dengan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi/PBB, Jakarta Barat dengan Kawasan Kota Tuanya, Jakarta Utara dengan 12 Jalur Destinasinya dan Kepulauan Seribu sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Jakarta Timur juga memiliki Destinasi Pariwisata Daerah yang tidak bisa dipungkiri tidak kalah menarik untuk kunjungan wisatawan Nusantara maupun Mancanegara. Destinasi buatan seperti rekreasi, hiburan dan edukasi juga wisata alam, Kawasan Jatinegara merupakan salah satu dari 13 destinasi Pariwisata Daerah di wilayah Jakarta Timur selain destinasi sejarah dan Cagar Budaya.

“Dengan adanya event Keriaan Jatinegara ini kami berharap Gerbang Betawi dapat melaksanakannya secara berkelanjutan kami berharap Gerbang Betawi dapat berperan sebagai gerakan moral, intelektual, dan profesional, diharapkan berfungsi sebagai agen perubahan atas pola pikir, perilaku dan pola rasa (spiritualisme) masyarakat Betawi menuju ke arah yang lebih baik. Saya bangga dan berbahagia karena sejalan dengan strategi pembangunan yang telah dicanangkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga,”kata Walikota Jakarta Timur saat peresmian Gerbang Betawi di Pusat Kebudayaan Betawi (Gedung Eks Makodim), Jalan Raya Bekasi Timur No 76 Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (25/10/17).

Menurutnya, dengan dilaunchingnya Gerbang Betawi dengan event Keceriaan Jatinegara ini diharapkan dapat menjadi momen penting untuk mempromosikan potensi Kawasan Jatinegara di Kota Administrasi Jakarta Timur, sebagai salah satu destinasi dari 13 Destinasi Pariwisata Daerah (DPD) seperti yang termaktub dalam SK. Walikota Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Destinasi Pariwisata dan Kawasan Strategis Pariwisata Daerah Kota Adminitrasi Jakarta Timur.”Tahun 2017 ini dapat menjadi contoh sebagai destinasi unggulan untuk destinasi dan kawasan lainnya di Jakarta Timur,”tuturnya.

Sementara itu Ketua Panitia Gerbang Prof. Sylviana Murni mengtakan, bahwa Gerbang Betawi adalah gerakan Intelektual dan profesional. Gerakan ini dapat diharapkan berfungsi sebagai agen perubahan atas pola pikir, perilamu dan pola rasa masyarakat Betawi menuju ke arah yang lebih baik.

“Sebagai catatan Gerbang Betawi adalah lanjutan dari perjuangan KMB (Keluarga Mahasiswa Betawi) yang didirikan tahun 1978,” kata Sylviana.

Sylviana menjelaskan, bahwa Gerbang Betawi bukan gerakan politik dan tidak akan menjadi gerakan politik.”Gerbang Betawi dibangun atas dasar kemandirian dan tidak akan menjadi gerakan politik,” tuturnya.

Sylviana menjelaskan, pada Kamis nanti akan dijadwalkan deklarasi Gerbang Betawi. Sedangkan pada Ahad nanti, di Hotel Cempaka akan ada penandatanganan Mou dan Launching BMT Gerbang Betawi. Direncanakan akan dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Penanggung jawab acara dan anggota dewan pakar Gerbang Betawi David Darmawan mengatakan, gerakan kebangkitan betawi itu adalah gerakan moral , gerakan profesional, gerakan intelektual dan gerakan yang menjunjung tinggi Kebhineekaan.

“Jadi, betawi untuk semua dan semua untuk Betawi dan itu yang paling penting.Kita tidak partisan dengan Poliitik kita punya wawasan yang lebih profesional dari gerakan manapun dan kita ingin mumpuni gerakan-gerakan yang lainnya,”kata David.

Untuk memeriahkan grand launching Gerbang Betawi akan dirangkai sejumlah kegiatan pendukung, antara lain bazar dan kuliner, pameran lukisan (Sarnadi Adam), parade seni siswa, fashion show, lomba nyanyi, pertunjukan seni budaya Betawi (Lenong, Gambang Kromong dan Tanjidor), atraksi silat, lomba cerpen Betawi, lomba nyanyi lagu-lagu Betawi, museum mini, band Betawi, hingga video mapping.

Tak kalah menarik akan digelar diskusi dengan tema “Melahirkan Juragan-juragan Muda Betawi” pada Jumat, 27 Oktober 2017 dengan nara sumber Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Direktur Utama Bank DKI Kresno Sediarsi, CEO Socentix David Darmawan, dan Davi Kemayoran (Betawi Punya Distro).

Sehari sebelumnya atau Kamis, 26 Oktober 2017 akan digelar Diskusi Publik “Going Green Betawi Punya Gaye”, dan talkshow bersama Puteri Indonesia pada Sabtu, 28 Oktober 2017.(Wnk)

 

 

 

LEAVE A REPLY