Beberapa Santri Pesantren Walisongo yang tergabung dalam organisasi daerah berfoto seusai acara, mengenakan busana tradisional sarung, dalam acara Walisongo Bershalawat menyambut hari santri nasional, Kamis-Jumat (19-20/10/17). (Foto: Panitia Walisongo Bershalawat)

JOMBANG,Channel-Indonesia.com– Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN), Jami’ah Organisasi Daerah Pondok Pesantren Putri Walisongo helat ‘Walisongo Bershalawat’, di halaman Pondok Pesantren Walisongo,Kamis (19/10/17)

Acara yang mengangkat tema ‘menguatkan tali silaturahmi antar organisasi daerah’ tersebut, diselenggarakan oleh Aliansi Organisasi Daerah (Orda) di ruang lingkup Pesantren Walisongo.
Adapun organisasi daerah itu, diantaranya KESAJ (Keluarga Besar Santri Jombang), ORISJA (Organisasi Islam Santri Jabodetabek), OPIA (Organisasi Pelajar Islam Andalas), IKSMA (Ikatan Keluarga Santri Madura), HISPA (Himpunan Santri Pasundan), dan ALISTIMA (Aliansi Santri Madiun).

Susunan acara dalam Walisongo Bershalawat, antara lain penampilan grup Banjari El Khanza, persembahan Tim Pengibar Bendera, pembacaan ayat Al Quran, penampilan adat budaya dari masing-masing organisasi daerah, pelepasan balon, serta penampilan seribu rebana oleh Santri Pondok Pesantren Putri Walisongo.

“Santri sejati bukan hanya pintar selfie, tapi santri sajati adalah santri yang taat pada Illahi Robbi, takdim pada kiai, rajin mengaji, dan bisa menjaga diri,” tutur Ustadah Qurrota Aini, Ketua Pondok Pesantren Putri Walisongo dalam sambutannya.

Antusiasme santri semakin terlihat saat grup seribu rebana melantunkan beberapa lagu shalawat ala Habib Syaikh Abdul Qadir Assegaf dan Gus Azmi. Acara selanjutnya ditutup dengan Maulid Diba’ dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Menurut Ustadah Rohmatun, ketua panitia dalam acara ini mengatakan bahwa tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menguatkan silaturahmi antar organisasi daerah dan menumbuhkan cinta pada Nabi Muhammad SAW.

Pada esok harinya, Jumat (20/10/2017) acara dilanjutkan dengan upacara bendera ala santri, di mana seluruh peserta beserta petugas upacara mengenakan sarung sebagai simbol khas santri Indonesia.(Am)
Sumber, tebuireng.online

LEAVE A REPLY