BSMCK DIY saat menggelar aksi di Tugu Pal Putih Yogyakarta terkait kecaman dan pelaporan Eggi Sudjana

YOGYAKARTA, Channel-Indonesia.com – Barisan Shiratal Mustaqim Center Kota Daerah Istimewa Yogyakarta (BSMCK DIY) mengutuk keras pernyataan Eggi Sudjana yang sudah tersebar luas di media sosial mengenai penafsiran yang salah terhadap Perppu No 2/2017 tentang sikap penistaan agama yang menganggap agama selain Islam harus dibubarkan karena tidak sesuai dengan Perppu tersebut.

Menanggapi hal tersebut BSMCK DIY melaporkan Eggi Sudjana ke Polda DIY pada Senin (09/10) pagi dan dilanjutkan pada sore harinya di Tugu Pal Putih Yogyakarta pembacaan Deklarasi pernyataan sikap atas statemen yang diucapkan Eggi Sudjana tersebut.

Ketua Umum BSMCK DIY, Jimmy Asmoro, mengakui pihaknya (BSMCK DIY) mendukung sepenuhnya Perppu No 2/2017 yang mengatur tentang ormas dan melarang berdirinya ormas yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. Ditambahkan Jimmy, Sila Kesatu dalam Pancasila mengandumg arti bahwa negara mewajibkan toleransi kehidupan beragama yang sudah termuat di dalam UUD 1945 pasal 28 e ayat 1 dan pasal 29 ayat 2.

“BSMCK DIY mengutuk keras akan pernyataan Eggi Sudjana di dalam videonya yang menyebutkan Perppu No 2/2017 hanya agama Islam yang sesuai dengan muatan Perppu tersebut dan agama lain harus dibubarkan, hal ini sangat meresahkan masyarakat terutama di dalam kerukunan antar umat beragama dan berpotensi menimbulkan konflik horisontal,” ujarnya.

Selain itu BSMCK DIY menuntut Eggi Sudjana secara hukum untuk mempertanggungjawabkan atas ucapannya yang mengandung unsur penistaan agama yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 pasal 28 e ayat 1 dan pasal 29 ayat 2. (CDR)

LEAVE A REPLY