Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil 2/ Mappi bersama warga Kp Sumur Aman.(Ist)

MAPPI, Channel – Indonesia.com – Kepala Distrik Minyamur, Hermanus Djula S.Ip (41 tahun) mengatakan pengobatan massal yang digelar oleh Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil 2/Mappi merupakan kegiatan pelayanan kesehatan pertama sekali di distrik minyamur, khusunya di Kampung Sumur Aman.

Kedatangan Tim Ekspedisi NKRI membuat tumbuhnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, dapat dilihat saat senja anak-anak mulai mandi menggunakan sabun, orang tua mencuci sudah mulai menggunakan sabun cuci.

Kepala Distrik Minyamur juga menyampaikan harapannya kepada Tim Ekspedisi NKRI, bila masih ada kegiatan ekspedisi lagi agar tidak lupa untuk datang lagi ke distrik Menyamur untuk membina masyarakat tentang pola hidup sehat dan belajar bersama.

Selain melakukan pengobatan massal secara gratis, Tim Ekspedisi NKRI juga menggelar nonton bareng bersama masyarakat film-film nasional setiap malam, dan program kegiatan revolusi mental kepada anak-anak sekolah setiap sore.

Berikut kutipan wawancara Channel-Indonesia.com dengan Kepala Distrik Minyamur, Hermanus Djula S.Ip, yang dibantu melalui salah satu Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil 2/Mappi :

T. Sejauh mana tingkat kondisi kesehatan di distrik minyamur terkait keadaan daerahnya?

J. Tingkat kesehatan masyarakat Kampung Sumur Aman Distrik Minyamur cukup memprihatinkan, lokasi kampung yang berada di tepi muara sungai bapai tidak di lengkapi sanitasi yang memadai di setiap rumah dan tenaga kesehatan yang tidak ada di kampung sumur aman.

T. Lalu sejauh mana tingkat pemahaman warga Kampung Sumur Aman tentang kesehatan dan pelaksanaannya di kehidupan sehari harinya ?

J. Masyarakat Kampung Sumur Aman belum menyadari arti pentingnya kesehatan,
terlihat dari kehidupan sehari hari mereka yang belum melaksanakan pola hidup sehat dengan cara kebersihan diri dan belum memahami kebutuhan sanitasi yang bersih.

T. Berapa jumlah kepala keluarga (KK)di Kampung Sumur Aman?

J. 80 Kepala Keluarga

T. Terkait kesehatan, apa yg sering dikeluhkan oleh masyarakat Kampung Sumur Aman, dan keluhan gangguan kesehatan apa yg sering diderita ?

J. Penyakit yang sering menimpa masyarakat Kampung Sumur Aman adalah diare, muntaber, dan ispa (masalah pernafasan), itu terjadi karena mereka hidup di bivak2 yang berpindah2 tanpa ada sanitasi yang sehat dan memadai serta ketersediaan air bersih yang kurang.

T. Bagaimana kondisi pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah seperti puskesmas atau balai kesehatan apakah memadai atau tidak,?

J. Di kampung sumur aman terdapat pustu (puskesmas pembantu) tetapi mantri atau perawat tidak ada yang tinggal jadi masyarakat kalau sakit harus ke ibukota distrik yang berjarak 1 jam menggunakan speed atau perahu.

T. Apakah dengan baksos ekpedisi ini masyarakat distrik terbantukan ?

J. Dengan adanya baksos pelayanan kesehatan kepada masyarakat sumur aman dan kampung di sekitarnya merasa terbantu karena jarak ke ibukota distrik yang jauh, kesempatan ini dimanfaatkan warga untuk berobat kepada dokter dan mendapatkan obat.

T. Pandangan pak kepala distrik terhadap kegiatan baksos tim ekspedisi NKRI ini ?

J. Dengan adanya baksos pelayanan kesehatan yang dilaksanakan team Ekspedisi NKRI subkorwil-2/Mappi sangat membantu masyarakat dan diharapkan agar masyarakat menyadari pentingnya kesehatan serta merubah pola hidupnya menjadi pola hidup bersih dan sehat.

T. Apa yang dibutuhkan oleh warga Kampung Sumur Aman Distrik minyamur saat ini, dan begitu juga warga di distrik lainnya ?

J. Pertama adalah penerangan karena selama ini masyarakat menggunakan lampu tradisional hanya beberapa penduduk yang menggunakan genset. Kedua yang dibutuhkan adalah tenaga pengajar untuk sekolah dasar dan menengah serta tenaga kesehatan yang menetap di Kampung Sumur Aman.

T. Terhadap pemerintah pusat, apa kira kira pesan yang hendak disampaikan ?

J. Untuk pemerintah pusat pesan dari masyarakat kampung sumur aman agar memperhatikan distrik Memyamur terutama pembangunan infrastruktur jalan dan pelabuhan karena sumber daya alam yang melimpah di kampung sumur aman penduduk mengalami kesulitan untuk distribusi pemasaran nya. Kemudian kebutuhan tenaga keamanan dari kepolisian maupun tentara karena kondisi saat ini sangat terbatas tenaga keamanan di distrik Mimyamur hanya ada 3 polisi.

Tim Pengabdian Masyarakat Ekspedisi NKRI Subkorwil-2/Mappi melakukan pengobatan massal secara gratis di Kampung Sumur Aman, Distrik Menyamur Kabupaten Mappi pada Sabtu (16/9).

Selama lima hari tim Ekspedisi NKRI yang dipimpin oleh Komandan Subkorwil-2/Mappi Kapten Inf Pardol melakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pengobatan gratis, penyuluhan kesehatan, memberikan pelajaran kepada anak usia sekolah dasar dan memutar film sejarah serta pembinaan revolusi mental. (Lka)

 

LEAVE A REPLY