oleh

Tingkatkan Keimanan, Ketaqwaan, Disiplin dan Loyalitas

SURABAYA, Channel-Indonesia.com – Peristiwa Isra Mi’raj terjadi dengan rohani dan jasmani bukan sekedar suatu mimpi dalam tidur, isra’ mi’raj merupakan suatu peristiwa hakiki yang dialami oleh rasulullah SAW, dalam keadaan sadar terjaga dan dapat diindera, sebagai modal untuk mempercayai adalah keimanan.

Demikian sambutan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda (Laksda) TNI Darwanto, S.H., M.A.P. pada acara acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1438 H / 2017 M bertempat di Gedung Panti Tjahaja Armada (PTA) Koarmatim Ujung Surabaya, Rabu (03/05/2017).

Peringatan Isra Mir’aj kali ini mengangkat tema “Jadikan Hikmah Peringatan Isra mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1438 H / 2017 M, untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, disiplin, loyalitas serta pengabdian prajurit guna terwujudnya TNI yang kuat, hebat, profesional dan dicintai rakyat”. Dan dihibur dengan persembahan Qosidah “Jalanada” Koarmatim dibawah binaan Ketua Daerah Jalasenastri Armada Timur (KDJAT).

Prof. Dr. HM. Abdul Azis M. Ag (Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya)  dalam ceramahnya menyampaikan semua peristiwa yang terjadi pasti ada kandungan maknanya, besar harapan mudah-mudahan dengan isra Mir’aj menjadikan sholat kita menjadi fungsional bagi diri kita dan  pensucian hati dalam kehidupan diperlukan dengan kekuatan mental.

Penceramah yang juga sebagai pengasuh kajian islami “Assalam – Ayo Sinau Agama Islam” program Stasiun TVRI Surabaya mengulas kandungan Surat An- Nur ayat 30, yang isinya menyerukan kepada kaum pria dan wanita untuk menjaga kehormatan dan rasa malu dalam hubungan sosial mereka demi mencegah meluasnya penyimpangan akhlak dalam masyarakat. Ayat ini secara umum mengatakan bahwa pria beriman hendaknya menguasai matanya dan tidak melihat apa yang dibenci Allah.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Komandan Guskamlatim Laksamana Pertama (Laksma) TNI I.N.G Sudihartawan, S.Pi., para Sahli Pangarmatim, Pejabat utama Koarmatim, Para Kasatker Koarmatim, Komandan Unsur di Pangkalan Surabaya, seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Makoarmatim serta Wakil Ketua dan seluruh Pengurus Daerah Jalasenastri Armatim. (AM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait